Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Caleg PKB Untuk DPRD Meranti Divonis 3 Bulan Penjara, Janjikan Drum, Magic Com dan Sarung

Selasa, 07 Mei 2019

Caleg PKB menjalani sidang di PN Bengkalis. (Foto:Istimewa)

MERANTI-Calon Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Dapil 1 dari PKB dengan nomor urut 1 bernama Hafizan Abbas dijatuhi vonis pidana 3 bulan penjara. Itu akibat Hafizan menjanjikan materi saat kampanye tatap muka, 13 Maret 2019 lalu.

Berdasarkan laporan masyarakat, di rumah warga di Jalan Suak Baru, Desa Banglas, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau sekitar pukul 20.15 Wib, Hafizan menjanjikan kepada masyarakat yang hadir satu drum air, satu magic com dan dua kain sarung untuk setiap rumah dan meminta masyarakat memilih dirinya.

Hal itu terungkap dalam sidang Pembacaan Putusan Pidana Pemilu dengan Nomor 245/pid.sus/PN.bls/2019 yang digelar, Selasa (7/5/2019) di Pengadilan Negeri Bengkalis, Jalan Karimun Nomor 12, Bengkalis Kota.

Annisa Sitawati SH selaku ketua Majelis sidang didampingi dua hakim anggota Wimmi D Simarmata, SH., MH. dan Rizki Musmar MH. menyatakan, Hafizan terbukti bersalah. Berdasarkan pasal 280 ayat 1 huruf J junto pasal 523 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2019 tentang pemilihan umum yang menyatakan, Pelaksana, Peserta Pemilu dan Tim Kampanye dilarang menjanjikan dan memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye pemilu dengan kurungan pidana maksimal selama 2 Tahun dan uang sebesar Rp24 Juta subsider 1 bulan kurungan.

Atas putusan hakim, Aziun Asyaari sebagai PH Hafizan menyatakan pikir-pikir dahulu. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) Tohoda Naro SH menyatakan banding kepada majelis sidang.

Menanggapi putusan hakim PN Bengkalis, Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan menyampaikan apresiasi kepada Sentra Gakkumdu kabupaten Meranti. "Saya mengapresiasi kinerja Sentra Gakkumdu Meranti, mereka produktif dalam penegakan hukum pemilu di Riau," ujarnya. 

Saat ini, Sentra Gakkumdu Meranti merupakan Sentra Gakkumdu paling banyak mengajukan pidana pemilu ke Pengadilan. "Kita tidak pandang bulu, pokoknya siapapun yang melanggar akan kita tindak," ujar Rusidi. (*) 





Penulis: Andi Affandi
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Bawaslu Riau


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus