Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Properti

Catatan BI: Saat Pertumbuhan KPR Menanjak, Kredit Real Estate Malah Anjlok

Kamis, 01 Februari 2018

Kredit real estate kini mengalami penurunan. (Foto:Ilustrasi)

PEKANBARU-Bank Indonesia mencatat, penyaluran Kredit Pemilikan Rumah dan Apartemen (KPR dan KPA) mencapai Rp410 triliun sepanjang tahun 2017 lalu. Penyaluran tersebut tercatat 11,4 persen dan naik dibanding tahun sebelumnya (year on year atau yoy).

Pertumbuhan KPR lebih tinggi dibanding 2016 lalu yang hanya 8,1 persen (yoy). Berdasarkan data uang beredar BI, penyaluran kredit properti secara keseluruhan tumbuh melambat dari 15 persen (yoy) pada 2016 menjadi 13 persen (yoy) di tahun lalu. Adapun hingga tahun lalu, penyaluran kredit properti mencapai Rp806,5 triliun. 

Perlambatan kredit properti terutama terjadi pada kredit real estate dan konstruksi. Tahun lalu, dikutip FokusRiau.Com dari cnnindonesia.com, besaran kredit real estate hanya tumbuh 6,4 persen (yoy) menjadi Rp139 triliun, melambat signifikan dibanding 2016 yang mencapai 22,2 persen (yoy). Sementara itu, kredit konstruksi tumbuh 20 persen (yoy) menjadi Rp257,2 triliun, melambat dibanding tahun sebelumnya sebesar 24,2 persen (yoy).

Tahun lalu, BI mencatat penyaluran kredit secara keseluruhan tumbuh 8,2 persen (yoy), meningkat dibanding 2016 yang tumbuh 7,6 persen (yoy). Adapun total penyaluran kedit di akhir tahun lalu tercatat sebesar Rp4.763 triliun. 

Kenaikan pertumbuhan kredit terutama terjadi pada kredit modal kerja dari 7,3 persen (yoy) menjadi 8,3 persen (yoy) dengan total penyaluran Rp2.212,7 triliun. Pertumbuhan kredit investasi naik dari 4,6 persen (yoy) menjadi 4,8 persen (yoy) dengan penyaluran kredit sebesar Rp1.168,9 triliun. 

Sementara itu, pertumbuhan kredit konsumsi naik dari 10,2 persen (yoy) menjadi 10,9 persen (yoy), dengan total penyaluran mencapai Rp1.386 triliun. (andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus