Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Daging Kambing Dianggap Bisa Bangkitkan Gairah Seksual, Fakta atau Mitos?

Jumat, 01 September 2017

Daging kambing dianggap bisa meningkatkan libido. (Foto:Istimewa)

JAKARTA-Hari Raya Idul Adha identik dengan daging kambing dan sapi yang diolah menjadi beragam olahan, seperti sate, gulai sampai tongseng. Hanya saja, banyak orang enggan mengonsumsi daging kambing. Alasannya, karena dianggap bisa meningkatkan libido dan gairah seksual seseorang. 

Tak dimungkiri, sebagian orang melekatkan daging kambing sebagai aprodisiak atau makanan peningkat gairah seks. Namun benarkah demikian?

Seksolog Heru H. Oentoeng tidak membenarkan hal ini. Menurutnya, daging kambing, selayaknya daging lainnya digunakan sebagai bahan makanan pelengkap asupan gizi seimbang.

"Itu mitos. (Daging kambing) sama seperti daging lainnya yang hanya sebagai bahan makanan yang bergizi. Bila gizi baik maka gairah juga diharapkan bagus," katanya, Kamis kemarin. 

Banyak informasi beredar seputar aprodisiak, seperti susu, tiram, asparagus, telur, alpukat, ikan, termasuk daging kambing. Namun beberapa makanan diklaim sebagai aprodisiak tetapi dasar ilmiahnya tidak kuat, sehingga hal ini hanya jadi testimoni dan mitos belaka. 

Persepsi atau sugesti, lanjutnya, punya peran besar dalam kehidupan seksual. Jadi kemungkinan orang yang makan daging kambing kemudian tersugesti gairah seksualnya meningkat. "Gairah itu dipengaruhi banyak hal. Fisik dan psikis," katanya.

Heru menjelaskan, faktor fisik yang berpengaruh antara lain faktor kesehatan seseorang secara umum. Lebih spesifik, Heru mengungkapkan, kualitas testosteron seorang pria memegang peranan penting terkait gairah seksual ini. 

Sedangkan psikis meliputi komunikasi dengan pasangan dan pengalaman seksual sebelumnya. "Jadi tidak melulu dipengaruhi oleh makanan. Makanan nanti bisa meningkatkan kualitas fisik umum dan kualitas hormon testosteron yang ada di dalam tubuh," tukasnya dikutip fokusriau.com dari cnnindonesia. (boy surya hamta)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus