Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Dapati Neneknya Sedang Bercumbu, Sang Cucu Gelap Mata dan Habisi Nyawa Selingkuhan Nenek

Sabtu, 17 Agustus 2019

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

JENEPONTO-Entah apa yang ada dalam pikiran nenek Antonia Nomleni (70) dan kakek Nitanel Hauteas (75) sampai nekat berselingkuh. Ironisnya, kedua pasangan bau tanah ini dipergoki bercumbu dalam kamar sang nenek, Kamis (15/8/2019) malam oleh cucunya berinisial NM (19). 

NM (19) langsung mengamuk melakukan penganiayaan terhadap Antonia Nomleni (70) dan kakek Nitanel Hauteas (75). NM berkali-kali menendang kepala Nitanel sampai mengalami luka dan menyebabkan nyawa korban melayang.

Antonia pun tak luput dari amukan sang cucu. Sang nenek didorong hingga kepalanya terbentur pada tempat tidur dan menyebabkan kepala Antonia terluka.

Kapolres Timur Tengah Selatan (TTS) AKBP Totok Mulyanto DS, Jumat (16/8/2019) membenarkan kasus penganiyaan yang menyebabkan korban meninggal di Desa Panite, Kecamatan Kot'olin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT tersebut.

Kasat Reskrim Iptu Jamari menambahkan, pelaku menganiaya korban hingga meninggal, karena emosi melihat sang Nenek dan korban sedang bercumbu di dalam kamar sang nenek.

Selama ini, pelaku sudah menaruh curiga terhadap sang nenek dan korban yang menjalin cinta terlarang. "Pelaku memang sudah lama mencium adanya hubungan cinta terlarang antara sang Nenek dan korban. Kamis malam, pelaku menangkap basah korban sedang berhubungan badan dengan sang nenek dalam kamarnya. Karena emosi melihat perbuatan korban dan sang nenek, pelaku melakukan penganiayaan yang menyebabkan nyawa korban melayang," ungkap Jamari.

Pelaku, menurut Jamari, menendang kepala korban berkali-kali hingga mengalami luka. Sang Nenek yang mencoba menahan aksi berutal pelaku, justru didorong hingga terjatuh dan mengalami luka pada bagian kepala.

Melihat pelaku yang terus menendang kepala korban padahal korban sudah tidak berdaya, Antonia pun berteriak minta tolong. "Teriakan Antonia didengar Yonatan Tana yang langsung mengamankan pelaku dan dibawa ke kantor Polsek Kie. Sementara jenazah korban sudah dilakukan visum dan diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," jelasnya.

Atas perbuatannya, NM dijerat dengan dengan pasal 338 KUHP subsider pasal 351 ayat (3) KUHP dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. Saat ini pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dan sudah ditahan di Polsek Kie. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribuntimur


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Selasa, 17 September 2019 - 20:10:50 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:23:19 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:04:32 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 15:42:31 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 12:38:08 WIB


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus