Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Dari 446 Usulan Bacaleg Parpol, Hanya 13 Penuhi Syarat

Kamis, 09 Mei 2013


RENGAT-Ketua KPU Kabupaten Indragiri Hulu, H Fauzi Muchtar mengungkapkan, dari 446 bakal calon anggota legislatif atau bacaleg yang sudah didaftarkan partai politik, ternyata hanya 13 bacaleg saja yang memenuhi syarat pencalonan. Sisanya sebanyak 433 bacaleg dinyatakan belum memenuhi syarat.

Bahkan, KPU Inhu juga menemukan ada empat bacaleg yang masih di bawah umur, namun tetap didaftarkan partai. “Dari hasil verifikasi, KPU menerima 446 bacaleg dari 12 parpol peserta Pemilu 2014, terdiri dari 296 bacaleg laki-laki dan 150 orang bacaleg perempuan. Dari jumlah tersebut, hanya 13 bacaleg yang memenuhi syarat,” kata H Fauzi Muchtar didampingi Komisioner, Hendri A Sholeh dan Ahmad Yatabri, Rabu (8/5) di Rengat.

Dijelaskan, dari 13 bacaleg yang memenuhi syarat tersebut, ada 11 orang dari Partai Gerindra, satu dari Partai Amanat Nasional dan satu lagi dari Partai Kebangkitan Bangsa. Sedangkan untuk parpol peserta Pemilu, tidak ada satupun yang memenuhi persyaratan.

Umumnya, faktor yang membuat bacaleg dinyatakan belum memenuhi syarat terdapat pada daftar riwayat hidup (model BB 11). Banyak bacaleg tidak menempel pas photo, tidak menjelaskan riwayat pekerjaan dan tidak mencantumkan nomor urut.

Selain itu, terdapat nama berbeda antara yang tertera di KTP dengan ijazah, meskipun perbedaan itu hanya satu hurup ataupun spasinya. Kemudian nomor urut bacaleg yang ada di model BA atau yang dicantumkan parpol berbeda dengan yang ditulis sendiri oleh bacaleg pada model BA 11.

“Untuk perbedaan nama antara KTP dengan ijazah, solusinya harus ditetapkan oleh pengadilan atau keterangan dari sekolah jika perbedaan berkaitan dengan ijazah. Sedangkan untuk 4 bacaleg yang dibawah umur, KPU Inhu tidak lagi memprosesnya karena sudah tidak memenuhi syarat dan tidak bisa diperbaiki, kecuali diganti,” tukasnya.

Diungkapkan, berdasarkan hasil rekap KPU Inhu terhadap bacaleg yang didaftarkan parpol, diketahui ada enam anggota DPRD Inhu yang menyeberang ke parpol lain. Umumnya mereka pindah karena parpol mereka sebelumnya tidak lolos sebagai peserta Pemilu 2014. Selain itu, terdapat 11 kades, seorang mantan kades dan dua mantan narapidana yang ikut mendaftar. “Kalau untuk jenjang pendidikan, Pemilu 2014 ini pendidikan bacaleg jauh lebih baik dari Pemilu 2009, karena banyak yang sarjana dan ada beberapa diantaranya magister atau S2,” papar Fauzi.

Sesuai jadwal, masa perbaikan Daftar Caleg Sementara (DCS) berlangsung dari tanggal 9-22 Mei 2013 pukul 16.00 WIB. Sehingga parpol dapat memperbaiki berbagai berkas pendaftaran maupun berkas bacaleg yang belum memenuhi persyaratan hingga tanggal yang sudah ditetapkan tersebut.

Terkait persyaratan yang belum dilengkapi Partai Golkar Inhu, Fauzi mengungkapkan bahwa pihaknya tidak ada masalah apakah berkas ditanda tangani Arif Ramli atau Sunardi Ibrahim, asalkan sesuai dengan SK yang ditetapkan mengacu pada AD/ART partai.

Selain Golkar, PAN juga diketahui memiliki formulir dan surat pengantar yang belum ditanda tangani sekretarisnya. “Kita tetap minta parpol tersebut untuk memperbaiki hingga 22 Mei mendatang,” tukasnya. (ihs)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus