Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Dermawan: Bila Ketemu Anak Punk, Saya akan Injak Mereka

Kamis, 09 Mei 2013


DUMAI-Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Dermawan mengaku berang dengan pernyataan sejumlah anak punk yang menyebutkan kalau dirinya memakan uang saku mereka. Karena, menurut Dermawan, dirinya komit menciptakan satuan kerja yang bebas dari unsur korupsi dan seluruh hak anak punk telah diberikan sesuai aturan.
 
“Saya geram dengan ulah anak punk yang menyebutkan saya menilap uang saku mereka. Apa yang menjadi hak mereka, sudah saya berikan. Kalau ketemu dengan mereka, saya akan injak-injak mereka,” kata Dermawan berang karena dituduh memakan uang saku anak punk tersebut, Rabu (8/5) di Dumai.
 
Dijelaskan, pihaknya tidak pernah menjanjikan kepada anak punk untuk memberikan uang saku Rp200 ribu. Namun yang jelas, uang saku yang diberikan hanya Rp55 ribu dan digunakan untuk makan malam selama perjalanan saat mereka dipulangkan kembali ke daerah asal mereka.
 
“Biaya perjalanan mereka ke kampung halaman, khusus untuk uang saku hanya kita berikan Rp55 ribu. Yang jelas, kami mengalokasikan uang saku dan tiket pemulangan anak punk tersebut Rp250 ribu/orang,” tukasnya.
 
Terkait tiket bus yang diberikan kepada sekelompok anak punk yang berbentuk foto copian merupakan tiket sah, karena tiket yang asli tetap dipegang instansi untuk arsip. “Kalau yang asli kita berikan kepada anak punk tersebut nanti kita tidak bisa mempertanggungjawabkan uang yang kita keluarkan. Makanya kita berikan foto copy dan kita telah memberitahukan persoalan tersebut kepada pihak bus,” papar Dermawan.
 
Mengenai informasi anak punk diturunkan bus di tengah jalan, Dermawan membatah, karena pihaknya telah mengkonfirmasi dengan pihak bus. “Tidak ada bus yang menurunkan anak punk di tengah jalan. Supir juga menjelaskan kepada saya, anak punk itu sendiri yang meminta turun di jalan,” ujarnya.
 
Ditanya berapa jumlah anak punk yang dipulangkan setelah terjaring raiza, menurut Dermawan tidak terlalu ingat jumlah pastinya. Karena saat itu, dirinya sedang berada di luar kota. “Mohon maaf, saya kurang ingat berapa jumlah mereka dan berapa total uang yang kita keluarkan, karena saya sedang berada di luar kota,” tukasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemko Dumai melalui Satpol PP dan Dinas Sosial menggelar razia penetiban anak punk yang sudah meresahkan masyarakat. Usai dirazia, para anak punk disuruh menandatangai perjanjian untuk tidak kembali lagi ke Dumai. Karena bila kembali lagi, maka akan diberikan sanksi berupa hukuman penjara. Selanjutnya, mereka dipulangkan ke daerah asal mereka dan diberikan
ongkos serta uang makan di jalan. (dik)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus