Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Diancam Arak Keliling Kampung, Ketiga Lelaki Ini Leluasa Perkosa Korban Bergantian

Sabtu, 02 Juni 2018


ROKAN HILIR-Bunga (15), bukan nama sebenarnya, mungkin tak pernah membayangkan akan mengalami nasib tragis. Dia dipaksa melayani tiga laki-laki bejad secara bergantian setelah diancam akan diarak keliling kampung, karena kedapatan berhubungan badan dengan kekasihnya.

Akibat kejadian itu, sang pacar berinisial P ditangkap sebab telah melakukan hubungan terlarang dengan gadis di bawah umur. Sementara tiga pria bejad lainnya berinisial H, E dan B sekarang masih dalam buruan kepolisian.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Mapolres Rokan Hilir, Sabtu (2/6/2018), peristiwa asusila itu terjadi di Pujud. Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH melalui Paur Humas Iptu Ediward mengatakan, kejadian tragis itu menimpa seorang gadis berusia 15 tahun dan masih berstatus pelajar.

Diuraikan, kejadian itu terungkap, Rabu (30/5/2018) sekira pukul 20:30 Wib. Saat itu, korban pergi dari rumah bersama kekasihnya P. Sementara itu, karena mengantuk ibu korban langsung tidur.  Sekira pukul 22:00 Wib, ibu korban terbangun karena hendak buang air kecil.

Sesampainya di kamar mandi, dia terkejut melihat pakaian yang dipakai korban saat pergi bersama P sudah berada ditumpukan pakaian kotor di kamar mandi. Karena curiga, sang ibu bergegas menuju kamar tempat tidur korban yang saat itu sedang bermain HP. 

"Kenapa kok diganti bajunya," tanya sang ibu. 

"Gak papa, tadi buang air besar terkena bajunya," ujar Bunga.

Beberapa hari kemudian, Jumat (1/6/2018) sekira pukul 14:00 Wib, ibu korban melihat raut wajah korban mulai berubah dari hari biasanya. Seperti ada yang disembunyikan. Karena merasa curiga ibu korbanpun bertanya. 

"Kau kenapa," tanya ibunya lagi. 
"Enggak ada apa-apa," jawab korban. 

Karena masih merasa kurang puas atas jawaban anaknya, lalu ibunya kembali merayu agar anaknya mau berterus terang. "Bilang aja terus terang biar mamak tau," ujarnya. 

Korban akhirnya mengaku sambil menangis dan berkata kalau Rabu sekira pukul 21:00 Wib saat pergi keluar bersama P dirinya melakukan perbuatan terlarang. Saat korban dan P melakukannya, datang tiga lelaki tidak dikenal memergoki mereka. Ketiganya mengancam akan mengarak keliling kampung, kalau tidak memenuhi hasrat seksual ketiga orang laki-laki yang tidak dikenal tersebut. 

Dengan terpaksa, korban memenuhi permintaan ketiga laki-laki yang tidak dikenal untuk melakukan perbuatan yang tidak senonoh/menyetubuhi korban secara bergantian. Atas kejadian tersebut ibu korban melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsek Pujud. 

Tak lama kemudian, Opsnal Polsek Pujud mengamankan P dan barang bukti berupa satu baju tidur dan celana warna pink motif boneka, satu BH coklat, satu celana dalam hijau muda dan satu shot pink. "Untuk ketiga pelaku masih dalam pengejaran Tim Opsnal Polsek Pujud," tukasnya. (*)
 
 
 

Penulis: Joni Saputra
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus