Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Dianggap Biasa Menjadi Provokator, Banyak Tahanan Kasus Narkoba Dipindahkan

Minggu, 16 Juli 2017

Pemindahan tahanan dari Rutan Sialang Bungkuk. (Foto:Riauaktual)

PEKANBARU-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Riau Dewa Putu Gede mengatakan, pemindahan terhadap 58 napi Rutan Sialang Bungkuk, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau sudah direncanakan sejak Juni 2017 lalu. 

"Persiapannya sudah dilakukan saat puasa lalu dan baru, Sabtu (15/7/2107) malam dilaksanakan. Ada beberapa kendala yang dihadapi, namun akhirnya bisa diselesaikan dengan baik dengan bantuan TNI-Polri," ujar Dewa putu di Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru, Minggu siang.

Dikatakan, pemindahan sejumlah napi Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru ini untuk mengurai kepadatan di rutan yang sudah penuh sesak. Napi yang akan dipindahkan pun dipilih-pilih. "Beberapa napi yang dianggap berpotensi mengganggu keamanan di dalam rutan, kita utamakan untuk dipindahkan. Khususnya napi kasus narkoba yang biasa menjadi provokator," terangnya.

"Dua hari lalu, juga sudah ada 25 napi yang kita pindahkan, dan kegiatan ini akan terus kita lakukan secara bertahap untuk mengurangi kepadatan di dalam Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru," sambungnya.

Dewa Putu tak menampik bila saat pemindahan 17 napi tadi malam, sempat terjadi insiden kericuhan. Namun tak ada korban jiwa akibat insiden tersebut, baik dari TNI dan kepolisian maupun napi. "Mereka (napi), menyangka kita akan melakukan razia besar-besaran. Jadi mereka membuat keributan, tapi setelah kita berikan pemahaman, proses pemindahan akhirnya berjalan lancar," tukasnya dikutip fokusriau.com dari goriau. (zulfiar trisananda)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus