Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Diduga Gelapkan Puluhan Mobil, Pelalawan Jadi Akhir Perlarian Oknum Perwira Polres Bintan

Senin, 18 Mei 2020

Tim gabungan mengamankan oknum perwira Polres Bintan. (Foto:Istimewa)

PELALAWAN-Pelarian oknum perwira Polres Bintan, Kepulauan Riau berinisial HA harus berakhir di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Minggu (17/5/2020) malam.

Oknum polisi berangkat Inspektur Satu (Iptu) itu diamakan polisi gabungan dari Polda Kepulauan Riau, Polda Riau dan Polres Pelalawan. Iptu HA ditemukan petugas bersembunyi di sebuah rumah di Jalan Pemda, Kecamatan Pangkalan Kerinci. 

Dia diduga telah menggelapkan puluhan mobil di Kepri dan melarikan diri ke Riau. Informasi yang diperoleh dari seorang saksi mata menyebut, beberapa warga melihat proses penangkapan pelaku oleh tim gabungan. 

HA ditangkap di sebuah rumah kost antara Jalan Pemda dan Jalan Lintas Timur (Jalintim) malam hari. Seorang pria diduga HA dibawa polisi berbaju preman ke dalam mobil dan diangkut pergi.

"Kalau informasinya yang ditangkap itu polisi juga. Katanya menggelapkan mobil di arah Batam sana," kata seorang warga yang meminta namanya tidak ditulis dikutip dari tribunpekanbaru.com, Senin (18/5/2020).

Tanpa perlawanan petugas menggiring pria itu keluar dari kamar kost menuju mobil. Tanpa menunggu lama pelaku langsung dibawa pergi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelalawan, AKP Teddy Ardian SIK SH membenarkan operasi penangkapan yang dilaksanakan pihaknya. Perburuan dilakukan gabungan dengan Polda Riau berdasarkan informasi dari Polda Kepri terhadap pelaku HA yang bersembunyi di Pangkalan Kerinci.

"Lokasi penangkapan ada di kos-kosan di belakang Rumah Makan 99 Jalan Lintas Timur," tutur Kasat Teddy.

Dijelaskan, HA diringkus sekitar pukul 21.00 wib oleh tim gabungan tanpa ada perlawanan, sesuai informasi yang didapatkan. Selanjutnya pelaku langsung dibawa ke Polda Riau untuk kemudian diserahkan ke Polda Kepri.

Dalam perkara ini, Polres Pelalawan dalam rangka membekap penangkapan terhadap terduga pelaku kejahatan yang melarikan diri ke wilayah hukumnya. Proses hukum akan dijalani di Polda Kepri.

"Kita hanya membantu menangkap pelaku saja. Bagaimana kasusnya dan prosesnya itu kewenangan Polda Kepri. Mereka yang akan menerangkan semuanya kepada media disana," tukasnya. (*)
 
 
 

Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus