Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Dinas Kesehatan Catat 16.275 Balita di Riau Menderita Stunting

Senin, 13 Januari 2020

Pemeriksaan bayi oleh petugas kesehatan. (Foto:Antara)

PEKANBARU-Dinas Kesehatan Provinsi Riau mencatat, sepanjang tahun 2019 ada 16.275 balita menderita gagal tumbuh secara maksimal atau stunting.

"Dari hasil pengecekan atau ukuran Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM) di Riau,10,9 persen balita atau sebanyak 16.275 mengalami stunting karena tinggi badannya tidak sesuai dengan anak seusianya " kata Kepala Diskes Riau, Mimi Yuliani Nazir, Senin siang di Pekanbaru.

Mimi menjelaskan, sejauh ini dari total 601.000 bayi di Riau, baru 149.280 yang sudah melakukan pengukuran berdasarkan ukuran Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat.

Sehingga angka stunting tersebut bisa saja bertambah, jika seluruh balita di Riau dilakukan pengukuran. Pasalnya angka 601 ribu balita di Riau, belum semua dilakukan pengukuran oleh dinas terkait. "Jadi baru 24,8 persen yang diukur, atau seperempatnya, masih ada 451.720 balita yang belum dilakukan pengukuran," tutur Mimi.

Dikatakan, tahun 2020 ada lima kabupaten yang menjadi lokus penanganan intervensi stunting di Riau. Di antaranya Rokan Hulu, Kampar, Meranti, Pelalawan dan Rokan Hilir. "Memang target kita di tahun 2021 semua kabupaten kota di Riau menjadi lokus penanganan intervensi stunting ," imbuhnya.

Dengan kasus stunting di Riau, pihaknya mengajak masyarakat Riau lebih memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi keluarga, khususnya ibu hamil, bayi dan balita. "Stunting terjadi diakibatkan asupan pola makan yang kurang bergizi, baik saat masa kehamilan maupun pada masa pertumbuhan bayi dan balita," tuturnya.

Karena itu, Mimi menyarankan agar ibu hamil mengkonsumsi asupan yang bergizi, tablet tambah darah, sehingga saat bayi masih berada di dalam kandungan bisa tercukupi asupan gizinya. (*)


 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus