Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Disebut Terima Uang dalam Kasus Dana Alkes, Amien Rais Seret Sutrisno Bachir

Jumat, 02 Juni 2017

Amin Rais memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto:CNNIndonesia)

JAKARTA-Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengakui, dirinya mendapatkan aliran dana tahun 2007 silam, terkait dengan kegiatannya melalui mantan Ketua Umum PAN Sutrisno Bachir.

Hal itu disampaikan Amien kepada wartawan di Jakarta. Menurutnya, Sutrisno saat itu menyatakan akan memberikan bantuan untuk tugas operasional dalam pelbagai kegiatan, sehingga tak membebani pihak lain. “Karena itu terjadi sudah 10 tahun lalu, saya segera me-refresh memori saya,” kata Amien di Jakarta, Jumat (2/6/2017). 

“Waktu itu, Sutrisno Bachir mengatakan akan memberikan bantuan keuangan untuk tugas operasional,” tambahnya.

Dikatakan, dirinya bersahabat dengan Sutrisno sebelum PAN lahir tahun 1998. Amien menegaskan, dirinya ingat sebagai pengusaha sukses waktu itu, dia memberikan bantuan kepada dirinya baik untuk keagamaan dan sosial. Menurut Amien, Mas Tris--sapaan Sutrisno--adalah tokoh dermawan, karena banyak membantu pelbagai pihak, bahkan dirinya tak tahu siapa saja yang mendapatkan bantuan dari Sutrisno. Ketika ditanya, menurut dia, pengusaha itu pernah menyampaikan jawabannya.

“Saya disuruh Ibunda saya untuk membantu Anda,” kata Amien menirukan jawaban Sutrisno dikutip fokusriau.com dari cnnindonesia.

Kendati demikian, Amien menuturkan apa yang terjadi sepuluh tahun lalu itu diungkap, dirinya akan menghadapi persoalan itu dengan jujur dan tegas. Dia mengatakan bantuan Sutrisno pada 10 tahun lalu itu kini menjadi topik menarik yang harus dihadapinya secara tegas.

Saat membacakan tuntutan terhadap mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu malam, Jaksa Penuntut Umum KPK Iskandar Marwanto menyebut Amien Rais menerima aliran dana hingga Rp600 juta yang ditransfer sebanyak enam kali. Transfer tersebut kali pertama terjadi pada 15 Januari 2007, kemudian 13 April 2007, 1 Mei 2007, 21 Mei 2007, 13 Agustus 2007 dan 2 November 2007 dengan masing-masing transfer Rp100 juta. (zulfiar trisananda)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus