Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Dua Ons Sabu dan 98 Butir Ekstasi Bernilai Ratusan Juta Diamankan di Rohil

Rabu, 14 Februari 2018

Iptu D Raja Napitupuli bersama tersangka dan barang bukti. (Foto:Joni/FokusRiau.Com)

BAGANSIAPIAPI-Tim Opsnal Polsek Bangko, Rokan Hilir, Riau, kemarin sore menangkap tersangka pemilik 90 butir ekstasi dan dua ons sabu. Tersangka diketahui bernama Devi Yavitri alias Evi (40), seorang buruh lepas warga Jalan Arjuna RT 005/RW 002, Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih Tanjujh Melawan. 

Tersangka diamankan di Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko, tepatnya di arela Pekuburan Cina sekitar pukul 15.30 WIB sore kemarin. Polisi memperkirakan, barang haram yang diamankan tersebut bernilai ratusa juta rupiah.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, barang bukti yang diamankan berupa dua bungkus  plastik bening berisikan sabu, satu bungkus plastik bening besar berisikan 98 butir diduga ekstasi dan satu HP Samsung lipat hitam.

Kapolsek Bangko Kompol Agung Triadi SIk MH didampingi Kanit Reskrim Iptu D Raja Napitupulu mengatakan, penangkapan dilakukan atas infromasi masyarakat yang menyebutkan, tersangka sering melakukan transaksi narkoba. "Kita kemudian melakukan penyelidikan dan pengintaian sesuai informasi tersebut. Akhirnya kita berhasil menemukan tersangka dan langsung menangkapnya," kata Kapolsek.

Saat itu, tersangka tengah berdiri di bawah pohon beringin. Polisi kemudian menghampiri pelaku bersama ketua RT setempat. Saat menuju ke arah pelaku, dia langsung berusaha melarikan diri dan membuang satu bungkus plastik orange. Dimana bungkusan tersebut mengenai dahan pohon beringin dan jatuh disamping pelaku.

"Tim opsnal dan Ketua RT setempat menyuruh pelaku mengambil dan membuka bungkus plastik warna orange yang di buang dan jatuh di sampingnya. Setelah dibuka, diketahui isinya ternyata dua bungkus plastik bening berisikan sabu dan satu bungkus plastik berisikan ekstasi," urainya.

Kepolsian kemudian melakukan pengembangan untuk mengetahui sumber barang haram tersebut. Kuat dugaan, tersangka merupakan pengedar di Bagansiapiapi. "Bandar besarnya sedang kita kembangkan dan saat ini masih mengumpulkan keterangan tersangka," tukasnya. (joni saputra) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus