Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Elektabilitas Rendah, Pencapresan Ical Rentan

Jumat, 24 Agustus 2012


JAKARTA-Rendahnya elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie atau yang biasa disapa Ical rentan akan serangan internal partai dan eksternal. Sehingga, partai berlambang pohon beringin itu harus segera menggelar rapat pimpinan khusus (Rapimnassus) guna mengevaluasi pencalonan Ical dalam Pemilihan Presiden 2014.

“Proses penetapan yang kurang demokratis, karena tidak melalui konvensi. Sehingga menjadi produk cacat lahir demokrasi. Akibatnya, Ical rentan diserang balik penentangnya di Golkar bila hasil survei elektabilitasnya berada di bawah 20 persen. Selain itu, kondisi ini juga akan mempengaruhi suara partai ke depan,” kata Politikus Senior Partai Golkar, Zainal Bintang di Jakarta, Kamis (23/8).

Untuk itu, menurut Zainal, Golkar harus segera menggelar Rapimanssus dan mengevaluasi serta mencari solusi terbaik jika elektabilitas Ical tidak memenuhi target. Pemaksaan Ical menjadi calon presiden akan menyebabkan hasil tidak maksimal atau mungkin kegagalan partai.

Diakui, evaluasi terhadap pencalonan Ical akan membuka peluang bagi mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. “Tentunya dengan asumsi, keluarga besar Golkar sungguh-sungguh berjuang demi kemenangan partai, bukan tersandera menjadi alat kepentingan individual tertentu,” ujarnya.

Masih Terbuka
Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tanjung mengatakan, peluang untuk mengevaluasi Aburizal Bakrie sebagai calon presiden dari partai tersebut masih terbuka.

Syaratnya, jika sampai pertengahan 2013 nanti elektabilitasnya tidak memenuhi target yang telah ditetapkan yakni sebesar 2o persen. "Jika elektabilitas Aburizal terus jeblok, partai harus segera melakukan pemilihan ulang. Salah satunya melalui konvensi yang melibatkan pengurus Golkar di semua tingkatan," urainya.

Di sisi lain, Ketua DPP Partai Golkar, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan, yang berhak melakukan evaluasi adalah Dewan Pengurus Daerah Provinsi Partai Golkar se-Indonesia. "DPD menjadi yang pertama meminta Rapimnas dipercepat dan diaklamasikan Ical calon presiden, sehingga walaupun hingga 2013 elektabilitasnya tidak sesuai target harus diserahkan ke daerah," katanya, kemarin.

Begitu juga dengan peluang Jusuf Kalla untuk menjadi calon alternatif Partai Golkar merupakan kewenangan daerah. Kalau daerah mengevaluasi dan membuat keputusan baru itu akan dijalankan.

Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari menyebutkan, dalam keputusan Rapimnas 2012 tentang penetapan Ketua Umum Aburizal Bakrie sebagai capres Golkar, tidak ada pasal klausul perubahan juga tidak ada klausul tentang capres alternatif. (mic)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Selasa, 17 September 2019 - 20:10:50 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:23:19 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 17:04:32 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 15:42:31 WIB
      Selasa, 17 September 2019 - 12:38:08 WIB


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus