Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Gadis 17 Tahun Ini Melahirkan, Kecurigaan Warga Ungkap Kalau Dia Diperkosa Ayah Kandung

Jumat, 05 Oktober 2018

Ilustrasi korban pemerkosaan. (Foto: Shutterstock)

PEKANBARU-Gadis berusia 17 tahun ini harus merasakan pahit getir kehidupan setelah diperkosa ayah kandung. Bahkan akibat perbuatan bejat ayahnya, gadis berinsial BG tersebut harus menanggung trauma usai melahirkan anak.

Selama 10 bulan lamanya, ternyata ayahnya sendiri melakukan perbuatan tidak senonoh kepada BG. Dia harus melahirkan anak perempuan usai diperkosa ayahnya sendiri berinisial KR (45).

Kasus itu kemudian terbongkar, setelah warga setempat melihat korban yang tak memiliki suami itu tetiba melahirkan anak. Sehingga, muncul kecurigaan dan diketahui korban telah diperkosa oleh ayahnya sendiri.

Perbuatan KR sempat membuat warga meradang untuk menghakimi ayah korban. Dia memutuskan untuk kabur ke rumah keluarganya Desa Rejosari, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Sumatera Selatan.

Kepolisian setempat yang mendapatkan informasi pergerakan warga yang marah itu langsung datang ke lokasi dan mengamankan KR. Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro mengatakan, dari pengakuan tersangka, ia pertama kali memperkosa korban pada Januari 2018 lalu, ketika BG sedang tertidur di kamar.

Merasa perbuatannya berhasil, KR kembali menyetubuhi putri kandungnya itu hingga berulang kali. “Setelah korban hendak melahirkan, warga curiga langsung mencari tahu siapa suaminya. Dari sana baru diketahui kalau pelaku adalah ayah kandungnya sendiri. Pelaku yang ketakutan dimassa, langsung kabur dan kami amankan,” kata Bayu, Jumat (5/10/2018).

Dikatakan, perbuatan sang ayah membuat korban trauma berat dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. “Korban belum bisa dimintai keterangan karena masih trauma, pelaku sudah diamankan sekarang msih diperiksa,” ujar Bayu.

KR pun kini diancam dengan pasal 76 d Jo pasal 81 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman 15 tahun penjara. (*)






Editor: Boy Surya Hamta 
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:57:13 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:51 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:50 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB
      Senin, 22 Oktober 2018 - 18:54:49 WIB



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus