Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Gubernur Riau Terpilih Syamsuar Berikan Kuliah Umum Dihadapan Ribuan Mahasiswa Baru UR

Kamis, 30 Agustus 2018

Syamsuar memberikan kuliah umum. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Ribuan mahasiswa baru Universitas Riau mengikuti kuliah umum di gedung Sutan Balia, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Riau, Kamis (30/8/2018). Tampil sebagai narasumber Gubernur Riau terpilih Syamsuar.

Bersama Rektor UR hadir juga Wakil Gubernur Riau terpilih Edi Natar Nasution. Kuliah umum kali ini mengusung tema Politik dan Mahasiswa dalam merawat ideologi bangsa. Dimana pesertanya adalah mahasiswa baru untuk strata satu dari empat jurusan, yakni ilmu administrasi, sosiologi, ilmu pemerintahan, hubungan internasional dan ilmu komunikasi.

Pada kesempatan itu, Syamsuar mengatakan, salah satu peran dan fungsi mahasiswa adalah sebagai agen perubahan. Maksudnya, sumber daya manusia untuk melakukan perubahan dan sumber daya manusia yang tidak pernah habis. "Isu saat ini menggiring pada fenomena suku, agama, ras, dan antar golongan, hal ini menjadi momok menakutkan, ditambah lagi dengan radikalisme dan paham-paham intoleran lainnya yang semakin berkembang," kata Syamsuar.

Untuk itu, peran mahasiswa dalam hal ini sangat diperlukan. Karena Mahasiswa merupakan bagian masyarakat yang memiliki peranan penting yang mengedepankan demokrasi. Selain itu mahasiswa memiliki sikap kritis yaitu sebagai agen perubahan danagen kontrol sosial.

"Saya berharap mahasiswa berperan aktif dalam menjaga, menjadikan nilai dan norma serta ideologi bangsa didalam masyarakat kembali stabil," pintanya.

Sementara itu, Gusmelia Sari, mahasiswi jurusan Sosiologi mengatakan, mahasiswa adalah salah satu harapan masyarakat untuk hidup tentram dan damai tanpa penindasan politik dari pemerintah. Jika mahasiwa diam, maka yang akan terjadi adalah hak-hak masyarakat diabaikan.

Menurutnya mahasiswa harus memiliki organisasi yang bergerak dibidang politik, karena dengan organisasi bisa merubah pola piker mahasiswa terhadap politik. "Mahasiswa memiliki potensi serta pengaruh, sehingga mahasiswa harus ikut berpartisipasi dalam berlangsungnya politik dalam pemerintah," sebutnya disela-sela kuliah umum. (*)





Penulis: Satria Donald
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus