Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Sport

Hadapi Papua, PSPS Hanya Ingin Hindari Pengurangan Poin

Sabtu, 30 Maret 2013


PAPUA-Tanpa persiapan matang plus materi seadanya. Begitulah kondisi skuad PSPS yang akhirnya berangkat juga ke tanah Papua untuk melakoni laga tandang menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Mandala, Sabtu (30/3) sore nanti.

Kendati demikian, tim Askar Bertuah tetap akan berusaha tampil semangat memainkan laga tersebut. Misi penyelamatan atas ancaman sanksi pengurangan nilai bila tidak bertanding, menjadi salah satu tujuan utama PSPS mengikuti laga tersebut.

Krisis finansial memang memusingkan manajemen PSPS. Sang manajer, Boy Sabirin menyebutkan, krisis finansial membuat persiapan tim tidak matang. Pasca liburan usai meraih kemenangan atas Persela Lamongan sampai saat keberangkatan ke Papua, pasukan Mundari Karya ini praktis tidak pernah ada latihan.

Kondisi tersebut diperparah dengan sejumlah pemain inti yang menolak memperkuat PSPS dalam laga itu. Alasannya, manajemen belum memenuhi kewajibannya membayar gaji bulanan mereka. Tidak sampai disitu, Mundari Karya juga memilih tidak ikut ke Papua tanpa alasan yang jelas.

"Yang penting kita bisa berangkat. Kalah menang urusan belakang. Tapi yang penting kita bisa menyelamatkan ancaman pengurangan tiga poin," kata Afrizal, asisten pelatih PSPS yang akhirnya mendampingi anak asuhnya dalam tour ke Papua, Jumat (29/3).

Selain minim persiapan dan materi pemain, faktor kelelahan juga menghantui PSPS. Kenapa tidak, mereka hanya bisa istrihat beberapa jam sebelum laga pertandingan. "Kita hanya bisa istirahat beberapa jam saja lantaran kita baru sampai subuh tadi," ujar Afrizal.

Pemain-pemain yang dibawa serta dalam tur ke Papua adalah Fance, Susanto, Isnaini, Putra, Rohid Chan, Lee, Pape Lyter, Makan Kanote, Riki Farbes, Dika Anggara, Redho dan Lutfi.

Kondisi tersebut jelas menguntungkan Persipura. Tidak saja target menyapu pertandingan kandang, mereka juga bisa mempertahankan puncak klasemen sementara. Meski demikian, pelatih JF Tiago mengingatkan anak asuhnya, kalau pertandingan melawan PSPS Pekanbaru bukan perlawanan yang gampang diperoleh sebab perlu kerja keras. Apalagi lanjut JF Tiago lini belakang PSPS sangat kokoh plus memiliki stok penyerang berbahaya.

Menurut pelatih asal Brasil itu, pemain depan seperti M Isnaini dan M Wowongan termasuk dua pemain asing perlu diwaspadai bek Persipura. Menurutnya, semua pemain telah siap untuk turun, kecuali Ortisan Solossa yang masih dibekap cidera dan Zah Rahan yang masih memperkuat tim nasional Liberia. “Kehilangan Ortisan dan Zah Rahan tidak mempengaruhi permainan karena stok pemain berlimpah,”katanya. (rsc/zul)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus