Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Pendidikan

Hadiri Pelantikan PC PGRI Pangkalan Lesung, Bupati Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Rabu, 20 Februari 2019

Buati HM Harris menghadiri pelantikan pengurus. (Foto:T Arjan/FokusRiau.Com)

PELALAWAN-Bupati HM Harris menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Pangkalan Lesung periode 2018-2023. Ketua PGRI Pelalawan Anton Timur Jaelani melantik pengurusan PGRI Pangkalan Lesung di bawah kepemimpinan Bustamul Ilmi di lapangan sepak bola Desa Sari Mulya, Pangkalan Lesung, Senin (18/2/2019).

Tampak hadir Ketua DPRD Nasaruddin, anggota DPRD Riau Sewitri, Kadisdik M Jalal, Kadiskes Asril SKM, Kadiskominfo Hendri Gunawan, Kemenag dan seluruh guru di Pangkalan Lesung.

Anton Timur Jalani mengharapkan, para guru terus meningkatkan pengetahuannya, terutama dalam bidang IT. Pasalnya, ke depan teknologi benar-benar akan menguasai sendi-sendi pendidikan. Karena itu, diharapkan agar para guru terus meningkatkan kualitasnya.

"Kita juga minta para guru yang notabene anggota PGRI Pelalawan dapat bersama-sama mendukung penuh program Pemkab Pelalawan, terutama Pelalawan Cerdas. Apalagi dalam program Pelalawan Cerdas, kita para guru adalah sebagai ujung tombaknya," tukasnya.

Dikatakan, para guru harus kompak satu sama lain. Jangan sampai terpecah belah dan terkotak-kotak, karena hal tersebut akan menghambat program kerja PGRI dan dikhawatirkan juga akan menghambat proses belajar mengajar pada para siswa.

"Jadikan guru sebagai profesi dalam menanamkan kebaikan. Sesuai dengan arti guru itu sendiri yakni digugu dan ditiru, maka diharapkan para guru dapat menjaga ahlak dan martabat para guru," ujarnya.

Sementara itu, Bupati HM Harris mengatakan, selama ini PGRI telah menunjukkan kapasitasnya sebagai kontributor sistem pendidikan bangsa yang handal, sehingga merupakan aset penting dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat. "Maju mundurnya dunia pendidikan dimana pun, itu tergantung dari guru," tukasnya.

Pada kesempatan itu, dia mengajak para guru dapat sebagai penyambung lidah dalam menjaga persatuan dan kesatuan di negeri ini. Jangan sampai terpecah-belah oleh isu-isu yang timbul di medsos, apalagi ini tahun politik. "Isu-isu yang berseliweran di medsos, harus disikapi dengan bijak," tukasnya. (*)






Penulis: Tengku Arjan
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus