Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Harga Emas Terjun Bebas ke Posisi Rp911.000 per Gram

Rabu, 01 April 2020

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

JAKARTA-Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk terjun bebas Rp11 ribu per gram dari Rp924 ribu menjadi hanya Rp911 ribu per gram, Rabu (1/4/2020). Harga pembelian kembali (buyback) emas turun lebih dalam lagi mencapai Rp14 ribu per gram dari Rp832 ribu menjadi Rp818 ribu per gram, hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp480 ribu, 2 gram Rp1,77 juta, 3 gram Rp2,63 juta, 5 gram Rp4,37 juta, 10 gram Rp8,68 juta, 25 gram Rp21,6 juta, dan 50 gram Rp43,13 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp86,2 juta, 250 gram Rp215,25 juta, 500 gram Rp430,3 juta dan 1 kilogram Rp860,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX ada di posisi US$1.594,5 per troy ons atau melemah 0,13 persen. Sebaliknya harga emas di perdagangan spot menguat 0,24 persen jadi US$1.580,94 per troy ons.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan, prospek harga emas di pasar internasional akan kembali melemah sejalan dengan pergerakan indeks saham. Proyeksinya, harga emas bergerak turun ke rentang US$1.559 sampai US$1.615 per troy ons pada hari ini.

"Harga emas kini mengikuti pergerakan indeks saham, sementara saham masih mendapat tekanan dari peningkatan penyebaran virus corona di dunia. Indeks saham AS dan Asia ditutup melemah," ujar Ariston, Rabu (1/4/2020).

Indeks saham AS melemah, karena tertekan peningkatan kasus virus corona mencapai 14 persen dalam satu hari di New York. Pelemahan indeks saham pun berlanjut pada perdagangan pagi ini.

Indeks Dow Jones jatuh 1,84 persen, S&P 500 turun 1,6 persen, dan Nasdaq Composite minus 0,95 persen. Sementara di Asia, Nikkei 225 anjlok 1,35 persen, Hang Seng turun 0,37 persen, dan Kospi melemah 0,24 persen.

Di sisi lain, prospek pelemahan harga emas datang dari rencana rilis data ketenagakerjaan dan aktivitas manufaktur Negeri Paman Sam, malam ini. "Kedua data ini diperkirakan memburuk karena wabah dan ini bisa menekan lagi harga emas," ungkapnya. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus