Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Harga Kelapa Anjlok, Ratusan Mahasiswa di Inhil Demo, Pemkab Beri Klarifikasi

Selasa, 17 April 2018

Mahasiswa demo di depan Kantor Bupati. (Foto:Istimewa)

INDRAGIRI HILIR-Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Inhil (APMI) turun ke jalan menuntut pemerintah bersikap dalam pengambilan kebijakan stabilisasi harga kelapa. Massa menilai, harga kelapa saat ini sangat memprihatinkan bahkan cenderung menyengsarakan masyarakat yang berprofesi sebagai petani.

Koordinator aksi M Husaini, Riska Agung, Fiqri, Iqbal dalam orasinya meminta Pemkab Inhil memperhatikan nasib petani kelapa yang kian miris, seiring dengan terus menurunnya harga jual kelapa.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa juga berusaha merangsek masuk Kantor Bupati untuk menemui Pj Bupati Rudiyanto. Sayangnya, Pj Bupati Rudiyanto tidak bisa ditemui, karena sedang ke luar kota.

Mendengar hal itu, massa yang tidak percaya begitu saja tetap memaksa masuk dan menolak sambutan Asisten II Sekdakab Inhil Afrizal mewakili Pj Bupati. Setelah bernegosiasi dengan aparat keamanan, perwakilan mahasiswa akhirnya diperbolehkan masuk untuk memastikan keberadaan Pj bupati.

Akhirnya, para mahasiswa masuk dan memang tidak berhasil menemukan Pj bupati. Aksi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, di akhiri dengan massa yang membubarkan diri diiringi dengan nyanyian serentak lagu patriotik 'Ibu Pertiwi'. 

Imbas Mekanisme Pasar
Sementara itu, Pemkab Inhil memberikan klarifikasi terkait anjloknya harga kelapa. Asisten II Bidang Administrasi Umum Afrizal menyebut, turunnya harga kelapa merupakan imbas dari mekanisme pasar.

"Bukan keinginan kita, ada mekanisme pasar. Fluktuasi harga kelapa ditentukan supply dan demand dari komoditas kelapa itu sendiri," kata Afrizal kepada mahasiswa.

Di pasar dunia, berdasarkan laporan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Inhil harga kelapa memang sedang mengalami penurunan. Terlebih saat ini, Thailand sebagai produsen dan ekportir kelapa tengah memasuki masa panen.

"Kondisi saat ini, permintaan berkurang. Tapi hari ini, informasi terbaru yang saya dapat harga kelapa tipe A sudah mulai merangkak naik pada level Rp1800. Artinya, ini sudah ada pergerakan ke arah positif bagi petani kelapa kita," ungkap Afrizal.

Sebagai langkah pro aktif, menurut Afrizal, Pemkab Inhil melalui instansi terkait telah melakukan pemantauan ke lapangan, khususnya pedagang pengumpul kelapa. Dari hasil pemantauan, memang harga komoditas kelapa sedang mengalami penurunan. (*)




Penulis  : Boy Surya Hamta
Sumber : Diskominfo


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus