Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Hari Ini, QHI Bengkalis Gelar Kajian Tauhid dan Ruqiyah Massal di Bantan

Minggu, 18 Februari 2018

Kajian Ruqiyah. (Foto:Istimewa)

BENGKALIS-Dewan Pimpinan Daerah Quranic Healing Indonesia (DPD QHI) Kabupaten Bengkalis, Minggu (18/2/2018) besok menggelar kajian tauhid dan ruqiyah massal di Masjid Nurul Taqwa, Desa Ulupulau, Kecamatan Bantan.

“Insha Allah, persiapannya sudah 90 persen. Kami mengimbau dan mengundang umat Islam untuk datang menghadiri kajian ini. Acaranya dimulai pukul 13.30 WIB. Peserta tidak dipungut biaya, siapa saja boleh mengikuti kegiatan ini,” ungkap Ketua DPD QHI Kabupaten Bengkalis, Avri Mirza, kemarin.

Dalam kajian ini, panitia penyelenggara mengambil tema “Memurnikan Tauhid Dengan Pengobatan Qurani”, menghadiri pemateri Ustadz Heri Susanto LC jebolan Al Azhar Mesir, Ustadz Aan Arpikin, S.PdI dan Avri Mirza (Ketua DPD QHI Kabupaten Bengkalis) serta team QHI Bengkalis.

Dikatakan, materia yang bakal disampaikan pada kajian tersebut meliputi tauhid dan ruqyah, dalil ruqyah syariyyah dari Al Quran dan hadist,  Mengenali perbedaan ruqyah syar’iyah dan ruqyah syirkiyah (perdukunan).

Kemudian mengenali perbedaan karomah dan sihir, mengenali ciri gangguan jin, pintu-pintu masuknya setan, tazkiyatun nafs (taubatun nasuha), praktek membuat air ruqyah, praktek ruqyah mandiri sesuai teknik teknik yang syar'i dan pengobatan massal.

Avri menegaskan, tujuan kajian tauhid dan ruqiyah massal untuk lebih mengenalkan kepada umat Islam bagaimana pengobatan secara Islami yang diajarkan Nabi Muhammad SAW. Karena selama ini, masih banyak orang yang belum tahu apa sebenarnya pengobatan qurani atau ruqiyah.

“Kami harapkan, nantinya tidak hanya masyarakat Desa Ulupulau yang hadir, namun dari seluruh penjuru desa yang ada, terutama di Kecamatan Bantan. Tapi, Kecamatan Bengkalis juga boleh menjadi peserta,” ungkap Avri.

Bagi peserta yang mengikuti kegiatan kajian tauhid dan ruqiyah massal ini, dihimpau agar membawa air mineral botol sendiri, karena panitia hanya menyiapkan air mineral gelas. Kemudian, kata Avri, bagi peserta yang punya azimat (tangkal), diimbau untuk membawa. (johandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus