Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Hari Pertama Pekanbaru Terapkan PSBB, Aktivitas Masyarakat Berjalan Seperti Biasa

Jumat, 17 April 2020

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) di Pekanbaru, Jumat (17/4/2020) tampaknya belum mempengaruhi aktivitas masyarakat yang berjalan seperti biasa.

Berdasarkan pantauan, tidak ada perubahan dari kebiasaan masyarakat hari biasa. Seperti terlihat di daerah Kecamatan Tenayan Raya, mereka yang biasa berjualan tetap saja menggelar dagangannya.

Mulai dari penjual gorengan, sarapan, kedai dan warung biasa tetap buka seperti biasanya. Masyarakat juga keluar rumah pagi hari berangkat bekerja sebagaimana hari rutinnya. Sedangkan ibu-ibu juga masih banyak terlihat menjalankan aktivitas nya mencari warung untuk membeli kebutuhan dapurnya.

Tidak hanya itu, warga yang berangkat ke Pusat kota dari pinggir Pekanbaru ini juga masih terlihat seperti biasanya, tidak ada yang berubah.

Di beberapa jalanan juga terlihat seperti biasanya, beberapa warga juga masih melaksanakan olahraga di jalanan yang kebetulan sepi tersebut. "Biasa saja kami menjalankan aktivitas seperti biasa, tidak ada perubahan," ujar penampung barang bekas di Tenayan Raya, Rohimin.

Tenayan Raya termasuk dalam wilayah Pekanbaru pinggir, masyarakatnya juga masih banyak berprofesi sebagai petani dan berkebun, aktivitas mereka juga masih seperti biasanya pergi ke kebun.

Berlaku Sampai 30 April 2020
Sebagaimana diketahui, Pemko Pekanbaru menerapkan PSBB mulai Jumat ini selama dua pekan kedepan, dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19. PSBB diberlakukan di Kota pekanbaru, Walikota tandatangani Peraturan Walikota Nomor 74 tentang PSBB.

Dalam aturan itu dirincikan jelas Petunjuk Teknis (Juknis) pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Perwako tersebut ditandatangani Walikota Firdaus, Rabu (15/4/2020) kemarin.

Perwako diterbitkan untuk panduan pelaksanaan PSBB sebagai upaya percepatan penanggulangan Covid-19 di Kota Pekanbaru. PSBB akan dilakukan selama 14 hari di Pekanbaru. Di antara hal yang diatur dalam PSBB antara lain pembatasan aktifitas di luar rumah.

Pembatasan aktivitas di luar rumah itu antara lain:

Penghentian pelaksanaan kegiatan di sekolah dan atau institusi pendidikan lainnya,  Aktivitas bekerja di tempat kerja, Kegiatan keagamaan di rumah ibadah, Kegiatan di tempat atau fasilitas umum,

Kegiatan sosial dan budaya, pembatasan Moda Transportasi untuk Pergerakan Orang dan Barang diatur dalam pasal 18 Perwako.

Selama pemberlakuan PSBB, semua kegiatan pergerakan orang dan/atau barang dihentikan sementara, kecuali untuk pemenuhan kebutuhan pokok, kegiatan yang diperbolehkan selama pemberlakuan
PSBB.

Khusus pengguna kendaraan sepeda motor Pribadi wajib mengikuti ketentuan tambahan, antara lain,

Hanya untuk pemenuhan kebutuhan pokok dan/atau aktivitas lain yang diperbolehkan selama PSBB,

Tidak berboncengan kecuali dengan anggota keluarga dengan alamat yang sama

Melakukan disinfeksi kendaraan dan atribut setelah selesai digunakan

Menggunakan masker dan sarung tangan

Tidak berkendara jika sedang mengalami suhu badan di atas normal atau sakit.

Khusus untuk angkutan roda dua berbasis aplikasi dibatasi penggunaannya hanya untuk pengangkutan barang. (*)




 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus