Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Harimau Sumatera Melintasi Perkebunan Sawit Warga Kampar Riau

Kamis, 05 Desember 2019

Jejak Kaki Harimau. (Foto:Merdeka.com)

PEKANBARU-Harimau Sumatera melintasi perkebunan sawit warga Desa Karya Indah, Kecamatan Tampung, Kabupaten Kampar, Riay. Balai Besar Konservasi Sumber Daya (BBKSDA) Riau meminta warga tidak menyakiti satwa liar tersebut.

"Kami sudah melakukan sosialisasi untuk penyadaran masyarakat tentang penanggulangan konflik satwa liar, terutama Harimau Sumatera," kata Humas BBKSDA Riau Dian Indriati, Rabu (4/12/2019).

BBKSDA turun ke desa bersama sejumlah polisi kehutanan dan aparatur desa setempat, seperti Kepala Dusun 02, RT, RW, ketua pemuda bersama beberapa anggota kelompok masyarakat. "Tim sosialisasi dibentuk untuk pencegahan konflik satwa dan masyarakat sekitar. Jadi kita bersama warga melakukan diskusi," kata Dian.

Masyarakat diajak untuk melihat langsung lokasi di mana ditemukannya jejak yang diduga Harimau Sumatera. Tim menyusuri kebun ladang masyarakat, peternak sapi dan beberapa pemukiman penduduk.

"Serta bertemu langsung dengan masyarakat yang sedang melakukan aktivitasnya untuk mensosialisasikan penyadartahuan tersebut serta cara menghindari konflik dengan satwa liar," imbuhnya.

Selain itu, mereka juga memasang poster serta memberikan buku informasi satwa. Itu dilakukan agar masyarakat tahu tentang satwa satwa yang dilindungi serta cara untuk menghindari konflik.

Sebelumnya, warga Desa Karya Indah, Kabupaten Tambang, digegerkan dengan jejak tapak kaki harimau pada 2 Desember 2019. Beberapa jejak harimau terlihat di jalan tanah yang bekas turun hujan.

Lokasi jejak kaki harimau berdekatan dengan wilayah Garuda Sakti, Kota Pekanbaru. Di perkirakan harimau itu berawal dari kawasan hutan taman raya (Tahura). Lokasi temuan itu berada di jelajahnya (homering) harimau.

Tempat penemuan jejak harimau berada di perumahan yang belum lama dibangun. Homering atau wilayah jelajah harimau ini berada di sepanjang kebun sawit. Dan berdasarkan hasil analisis, jejak yang ditemukan merupakan tapak harimau dewasa. (*)


 
 
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Merdeka.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus