Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Inhu

Hasil Uji Laboratorium Ungkap Limbah PKS PT MAS Tak Berbahaya

Kamis, 13 Februari 2020

Rapat DLH bersama manajemen dan perangkat desa. (Foto:Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU-Hasil uji laboratorium mengungkap limbah cair pabrik kelapa sawit (PKS) PT Mitra Agung Swadaya (MAS) tak berbahaya dan berada di bawah baku mutu. Sampel limbah cair sudah diambil 9 Januari 2020 dari titik koordinat Sungai Benio, Desa Kota Medan, Kecamatan Kelayang, Inhu.

Hasil uji labor tersebut juga sudah dipaparkan pada rapat yang dihadiri Kepala Desa Kota Medan, Kepala Desa Sungai Golang, Camat Kelayang, manajemen PT MAS dan anggota Komisi III DPRD Inhu dan staf DLH Inhu di ruang gedung rapat Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Inhu, Kamis (13/2/2020).

Kepala DLH Inhu Ir Selamat MM kepada FokusRiau.Com mengatakan, isu pencemaran Sungai Benio Desa Kota Medan kini sudah terjawab. Dengan demikian, ikan mati di Sungai Benio bukan akibat limbah cair PKS PT MAS.

Namun demikian, DLH Inhu tetap menyurati PKS PT MAS, dimana salah satu poinya perusahaan harus melakukan pemisahaan penampungan air hujan dengan air cucian pabrik agar tidak terjadi pencemaran lingkungan.

Kepala Desa Kota Medan Rudini mengatakan, masalah dugaan limbah cair PKS PT MAS yang dibuang ke Sungai Benio atas laporan masyarakat yang mengaku ada ikan mati. "Selaku kepala desa, saya hanya ingin membela kepentingan masyarakat. Karena itu, PKS PT MAS diminta ikut menjaga lingkugan," tukasnya.

Legal PKS PT MAS Ardan didampingi KTU Harmadi mengatakan, binaan perusahaan ada empat desa dan terus diperhatikan sejak tahun 2013. Usaha binaan tersebut terus dibantu melalui program CSR, seperti membangun sumur kapasitas 10 ton perjam dan bantuan lainnya dengan mempekerjakan masyarakat lokal sesuai skili masing-masing.

Terkait limbah cair, managemen PKS PT MAS selalu waspada dan terus melakukan pembenahan. Dimana perusahaan menggunakan alat pengelolaan limbah cair, karena kita berkomitmen  menjaga lingkungan dan tidak merugikan masyarakat sekitar. "PT MAS tetap komitmen mematuhi aturan sesuai izin yang dikantongi perusahaan," katanya. (*)



Penulis: Obrin 
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus