Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Herliyan: Bila Takut Mengemban Amanah, Silahkan Mundur

Rabu, 03 April 2013


BENGKALIS-Bupati Bengkalis, H Herliyan Saleh berjanji tidak akan mempertahankan pejabat yang takut dalam mengemban tanggung jawab. Pejabat seperti itu tidak akan dipertahankan, karena masih banyak pejabat lain yang memiliki kemampuan bagus dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Pernyataan keras itu disampaikan Herliyan Saleh dihadapan ratusan pejabat eselon II, III dan IV ketika memberikan arahan pada persiapan pelaksanaan APBD 2013 di Lantai IV Kantor Bupati Bengkalis, Rabu (3/4). Hadir juga sejumlah pemateri dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan serta Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis, Mukhlis SH.

Herliyan mengaku tidak khuatir bila ada pejabat yang tidak mau ditunjuk memegang tugas tertentu, seperti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Ketidakmauan pejabat bersangkutan, menurut Herliyan merupakan bukti kalau pejabat bersangkutan sebenarnya tidak bisa bekerja. Terhadap orang seperti itu, kata Herliyan, tidak akan dipertahankan. Karena masih banyak pejabat lain yang bisa memikul tanggung jawab dengan lebih baik.

“Saya yakin, pegawai yang ada sekarang masih banyak yang menunggu untuk dipromosikan. Jadi untuk apa saya mempertahankan orang yang tidak bisa bekerja. Kalau mau mundur silahkan saja, penggantinya masih banyak,” kata Herliyan.

Dikatakan, sebuah jabatan yang diemban seseorang, melekat juga di dalammya tanggung jawab. Semakin tinggi jabatan, maka semakin besar pula tanggung jawab yang diemban. “Mana bisa dia ingin jabatan tertentu tapi untuk memikul tanggung jawab tidak mau. Ini namanya mau enaknya sendiri,” tukasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herliyan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pegawai Pemkab Bengkalis yang telah bekerja keras melaksanakan berbagai program Pemkab. Sehingga tahun 2012 lalu, pencapaian program berjalan dengan baik, walaupun di beberapa hal masih ditemukan kelemahan.

Herliyan mengingatkan, supaya tercapai kinerja yang baik, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya bagaimana para pengelola kegiatan bekerja sesuai dengan time schedule yang telah ditetapkan. Dia melihat, kebiasaan selama ini pengelola kegiatan bekerja tunggang langgang setelah jadwal waktu pelaksanaan hampir habis.

“Ibarat kalau tenggelam, air sudah batas hidung, mau bernafas saja susah. Jadi tidak ada lagi yang bisa dilakukan. Hal-hal seperti ini harus ditinggalkan. Bekerjalah sesuai dengan time schedule yang telah ditetapkan,” ujar Herliyan.

Agar time schedule tersebut bisa terlaksana dengan baik, sambung Herliyan, evaluasi secara berkala terhadap kegiatan  yang dilaksanakan harus dilakukan. Evaluasi hendaknya dilakukan secara berjenjang mulai dari pimpinan SKPD terhadap pejabat eselon III dan IV hingga staf di level berikutnya. “Saya minta notulen untuk setiap hasil evaluasi ini disampaikana kepada asisten II, dan selanjutnya diserahkan kepada saya untuk saya evaluasi. Dari sini nanti bisa saya pantau bagaimana kinerja setiap SKPD,” tukasnya. (dal)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus