Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Imigrasi dan Disnaker Sidak TKA China di Perawang, Ternyata Hanya Miliki Paspor Pelancong

Selasa, 02 Januari 2018

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap TKA China. (Foto:Istimewa)

SIAK-Kantor Imigrasi bersama Disnakertrans Kabupaten Siak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah rumah kontrakan yang dihuni belasan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China. Di sini, ditemukan fakta kalau mereka datang diduga menggunakan visa kunjungan atau pelancong.

Ini diketahui setelah perusahaan yang mempekerjakan mereka menunjukkan paspor, visa dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas) para TKA tersebut.

Bagian Pengurusan Berkas TKA perusahaan Sofyan mengatakan, sebagian TKA yang belum mempunyai KITAS bekerja dalam tahap training. “Orang ini masih training, nanti kalau sudah selesai (dinyatakan layak,red) baru kita urus izin kerjanya,” ujar Sofyan kepada wartawan, Selasa (2/1/2018).

Setelah meminta data dan keterangan, Imigrasi dan Disnaker mengaku belum menemukan pelanggaran, namun pendalaman akan tetap dilakukan. “Kalau pelanggaran saat ini belum ada, tapi kita akan bawa data-data ini untuk melakukan pengecekan dan pendalaman lebih lanjut,” ujar Kepala Seksi Komunikasi dan Sarana Informasi Imigrasi Kabupaten Siak Robby.

“Kita minta semua dokumen-dokumen TKA segera dilengkapi, seperti izin kerja dan KITAS juga harus diurus,” tambah Kasi Penempatan Disnakertrans Siak Hendra 

Dalam sidak tersebut, Imigrasi dan Disnakertrans didampingi Bhabinkamtibmas Kelurahan Perawang dan Jajaran Polsek Tualang. Dalam kunjungan tersebut ada juga Kanit Intel Polsek Tualang IPTU Akri beserta anggota dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Perawang Brigadir Arya S.

Dideportasi
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Keternagakerjaan Riau Rasyidin Seregar akan mengkroscek langsung TKA tersebut. "TKA yang bekerja di PT Victory tersebut sudah dikoordinasikan dengan Disnaker Siak. Besok kita pastikan tim pengawas turun langsung melakukan kroscek dan mendata TKA yang ada di sana. Jika nanti ditemukan TKA tidak memiliki dokumen lengkap akan ditindak tegas. Bahkan, jika menyalahi aturan akan dideportasi," ujarnya kepada FokusRiau.Com, Selasa (2/1/2018) di Pekanbaru.

Untuk perusahaan yang memperkerjakan mereka, menurut Rasyidin, akan diminta pertanggungjawabannya. (satria donald/adi fadhilahi akbar)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus