Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Advetorial

Inovasi Pemkab Inhu Selenggarakan Pilkades Serentak dengan Sistem e-Voting

Jumat, 13 Desember 2019

Sekdakab Hendrizal menyalami calon kades Sungai Baung. (Foto:Obrin/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HULU-Pemerintah Kabupaten Inhu, Riau di bawah kepemimpinan Bupati Yopi Arianto SE dan Wabup Khairizal terus melakukan inovasi dan trobosan. Salah satunya, melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 61 desa pada 14 kecamatan menggunakan sistem e-voting.

Sistem e-voting tersebut pertama kali digunakan di Inhu. Bukan hanya Inhu, sistem ini bahkan pertama kali digunakan di Riau. Sebagai percontohan atau pilot project, Pemkab Inhu menerapkan sistem e-votingberbasis KTP elektronik tersebut di tiga desa. Hasilnya, sangat baik.

Ketiga desa pelaksana Pilkades dengan sistem e-voting berbasis KTP elektronik itu adalah Desa Batu Gajah, Kecamatan Pasir Penyu, kemudian Desa Sidomuliyo, Kecamatan Lirik dan Desa Sungai Baung, Kecamatan Rengat Barat Inhu.

"Luar biasa. Selain respon masyarakat yang baik, hasilnya juga sangat bagus. Semua berjalan sukses dan demokratis," kata Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Inhu H Boby Rachmat SSTP, MSi.
 
Secara teknis, pelaksanaan  pilkades serentak di Kabupaten Inhu sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 40/2019. Pilkades serentak di Kabupaten Inhu juga sudah dimulai tahun 2015 lalu. Namun sistem e-voting pertama diujicoba tahun 2017 saat pilkades di Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida.

Tahun ini, sistem e-voting kembali diterapkan di tiga desa dan hasilnya sangat maksimal. "Inilah hasil inovasi Pemkab Inhu di bawah kepemimpinan bupati Yopi Arianto SE. Sejak sudah 2 tahun lalu, bupati sudah mendorong instansi terkait melakukan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan sesuai PP Nomor 38 Tahun 2017 tentang Sistem Inovasi Daerah," tukasnya.

Di sisi lain, keberhasilan Pilkades serentak di 61 desa untuk gelombang IV tahun 2019 ini tak terlepas dari kerja keras dan kekompakan Bagian Pemdes Setdakab Inhu, Disdukcapil dan Dinas Kominfo dan Informatika (Diskominfo) Inhu.

Kolaborasi ketiga instansi tersebut perlu diacungi jempol. Ini dibuktikan dengan raihan prestasi sukses menggelar Pilkades serentak dan sukses menerapkan sistem e-voting sekaligus menghantarkan Inhu sebagai kabupaten pertama di Riau yang menggunakan sistem tersebut. 

Tentu ini menjadi pencapaian tersendiri bagi pemerintahan Yopi Arianto dan Khairizal sekaligus warisan bagi pemerintahan berikut. Sebab, kesuksesan Pilakdes serentak dan penerapan e-voting tak terlepas dari dukungan Bupati Yopi Arianto dan Wabup Khairizal serta jajarannya.


Plt Asisten I bidang Pemerintah dan Kesra Inhu, H Boby Rachmat SSTP, MSi.(Foto:Obrin/FokusRiau.Com) 
 
Masyarakat senang
Pilkades tahun ini memang terasa berbeda. Sistim e-voting yang diterapkan pemerintah diapresiasi masyarakat yang memberikan hak suaranya. Masyarakat menyebut, proses pemungutan suara terasa lebih mudah dan praktis. Apalagi bagi pemilih berusia lanjut atau kalangan disabilitas, e-voting terasa sangat membantu.
 
  Salah seorang warga memberikan suaranya di Pilkades serentak dengan sistem e-voting. (Foto:Obrin/FokusRiau.Com)
 
"Pilkades tahun ini sangat mudah dan praktis. Kita datang bawa KTP elektronik, lalu dengan alat yang sudah disediakan kita sampaikan pilihan tanpa harus mencoblos," ujar salah seorang warga. 

Sementara itu, Plt Kepala Bagian Pemdes Setdakab Inhu Supandi menuturkan, Bagian Pemdes sebelumnya sudah melakukan sosialisasi ke desa-desa yang akan menerapkan sistem e-voting. Pada pilkades dengan e-voting menggunakan KTP elektronik. Masyarakat pemilih sebelumnya diverifikasi saat datang ke TPS. Dengan demikian, tidak ada pemilih ganda atau fiktif dan hasil pilkades dijamin lebih bersih. (adv kominfo Inhu/obrin)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus