Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Berita Islami

Jadi Imam Salat Jumat, Perempuan Ini Sekarang Diancam Bunuh

Rabu, 31 Januari 2018

Jamida menjadi imam salat Jumat. (Foto:Istimewa)

INDIA-Jamida menjadi imam perempuan pertama kalinya terjadi di India. Dia memimpin salat Jumat di negara bagian Kerala, India. Wanita berusia 34 tahun tersebut juga dikenal dengan nama lain 'Jamida Teacher' dan menjadi perempuan muslim India pertama yang memimpin salat Jumat di Desa Cherukode. 

Hal yang menurut laman thehindu.com telah melanggar hukum syariah tersebut sudah dia sadari dan Jamida siap menerima konsekuensinya. "Saya melakukannya dengan mengetahui akibatnya," kata Jamida kepada The Hindu dikutip FokusRiau.Com dari laman detikcom. 

Salat Jumat tersebut terdiri dari sekitar 50 laki-laki dan perempuan di kantor komite utama organisasi Quran Sunnath Society. Organisasi ini adalah sebuah gerakan yang didirikan Chekannur Moulavi, seorang ilmuwan Muslim radikal yang diyakini dibunuh, setelah dia secara misterius menghilang tahun 1993.

Kelompok tersebut baru-baru ini meminta pelarangan buku Fath-ul-Mueen karangan Sheik Sainuddin Makhum. Mereka mengatakan, buku tersebut yang dipelajari di universitas-universitas di negara-negara Arab dan institusi keagamaan di India, telah berperan dalam menghasut pemuda Muslim untuk melakukan terorisme.

Ancaman Pembunuhan
Sementara itu, kaum fundamentalis mengancam akan membunuh Jamida. Menurut mereka, Jamida telah menodai agama. Di media sosial Jamida juga menjadi perbincangan hangat. Mayoritas warganet mengkritik tindakannya.

"Kami mengikuti al quran. Kitab ini membahas manusia sebagai laki-laki dan perempuan dan tidak membedakan keduanya. Baik laki-laki maupun perempuan memiliki peran yang sama dalam agama, "ungkap Jamida. 

Dinyatakan, drinya akan terus menentang dominasi laki-laki dalam agama dan akan terus memimpin salat bersama para perempuan lainnya. Meskipun ini kejadian pertama di India, perempuan terpelajar asal negara Bollywood lainnya seperti Ghazala Anwar dan Amina Wadud sebelumnya juga pernah memimpin salat Jumat di New York, awal tahun 1999 lalu. (thehindu/andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus