Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Jadi Target Operasi, Polisi Tangkap Petugas Keamanan Transmart di Padang

Sabtu, 07 Juli 2018

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PADANG-Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang, Sumatera Barat menangkap seorang karyawan yang menjadi tenaga pengamanan Transmart Padang. Lelaki yang diketahui bernama Randi Kurnia (25) itu diamankan saat sedang bertugas.

Warga Kampung Jua, RT 02 RW 01, Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat tersebut diamankan di Jalan Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat dini hari sekitar pukul 03.40 WIB.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Padang Kompol Abriadi menyebut, pelaku sudah lama diintai terkait kepemilikan narkoba jenis sabu. "Awalnya tim dipimpin Kanit Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Padang mencari keberadaan pelaku ke rumahnya. Namun yang bersangkutan sedang bertugas di pusat perbelanjaan tersebut, makanya kami langsung bergerak menangkap pelaku yang sudah lama kami jadikan Target Operasi," ucap Abriadi.

Dari pelaku, sejumlah barang bukti ikut diamankan, di antaranya dua paket sabu dalam ukuran besar dan sedang yang dibungkus dalam plastik klip bening, satu timbangan digital, satu pcs plastik klip, dua unit telepon genggam jenis Samsung dan Xiaomi serta satu tas sandang kecil.

"Sengaja kami lakukan penangkapan pada dini hari mengingat pelaku bekerja pada pusat keramaian dan saat diamankan kondisi sudah cukup sepi agar tak terlalu memancing perhatian," tambahnya.

Sementara itu, Corporate Communications General Manager PT Trans Retail Indonesia (Carrefour) Satria Hamid menyebut, pihaknya telah mendapatkan laporan tersebut dari petugas kepolisian. Namun dirinya menegaskan, tidak akan memberikan bantuan hukum kepada salah satu oknum tenaga pengamannya tersebut.

"Sudah, sudah kita terima infonya. Yang bersangkutan memang salah satu tenaga pengaman di Transmart Padang. Kita biarkan proses hukum berjalan tanpa memberikan bantuan hukum kepada yang bersangkutan. Sanksi tegas yang kami berikan langsung dipecat terhitung hari ini karena sudah mencoreng nama tempatnya bekerja," kata Satria Hamid. (*)





Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Merdeka.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus