Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Januari-Sampai May 2020 Tercatat 380 Kasus Demam Berdarah di Pekanbaru

Jumat, 29 Mei 2020

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Riau mencatat, medio Januari-May 2020 jumlah kasus demam berdarah dengue mencapai 380 kasus. Namun dari keseluruhan kasus, 373 pasien dinyatakan sembuh dan enam lainnya kini masih dirawat.

"Enam pasien masih dirawat intensif di rumah sakit, sedangkan 373 pasien sudah sembuh dan satu orang meninggal, Februari 2020," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, M Amin melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Maisel Fidayesi, Kamis kemarin di Pekanbaru.

Dikatakan, demam berdarah tersebar di Kecamatan Sukajadi 15 kasus, Senapelan 15 kasus, Pekanbaru Kota 7 kasus, Rumbai Pesisir 14 kasus, Rumbai 25 kasus, Limapuluh 31 kasus, Sail 4 kasus, Bukit Raya 42 kasus, Marpoyan Damai 52 kasus, Tenayan Raya 71 kasus, Tampan 60 kasus, Payung Sekaki 44 kasus, Total 380 Kasus. 

Menurut Amin, demam berdarah terkait persoalan lingkungan, seperti partisipasi masyarakat menjaga lingkungan yang sangat diperlukan yakni bagaimana warga bisa menata lingkungannya supaya nyamuk aedes aegypti itu tidak bertelur lagi.

Selain itu, Dinas Kesehatan Pekanbaru telah meminta Puskesmas lebih memaksimalkan perannya mengajak masyarakat supaya ikut membersihkan lingkungan bersama dan melakukan 3M plus.

"Diskes terus menggiatkan penyuluhan kepada masyarakat, melalui dinas dan Puskesmas karena juga ada program melalui Biaya Operasional Kesehatan (BOK). Meski saat ini instansi pemerintah dan Diskes Pekanbaru terfokus pada penanganan COVID-19, namun demikian kasus demam berdarah menjadi prioritas untuk ditanggulangi," katanya.

Dikatakan, Diskes terus menggencarkan penyuluhan kepada masyarakat melalui dinas atau Puskesmas. Bahkan sejumlah petugas turun ke lapangan dan mengajak masyarakat memerangi demam berdarah.

Demam berdarah disebabkan virus yang menginfeksi manusia lewat gigitan nyamuk. Yang membawa virus ini adalah nyamuk betina yang sudah terinfeksi virus dengue. Setelah nyamuk menggigit manusia, virusnya akan masuk ke dalam darah dan mengalir ke seluruh tubuh, kemudian mulai menyebabkan infeksi pada sel-sel tubuh yang sehat.

Gejala penyakit DBD biasanya terlihat kurang lebih 15 hari setelah gigitan nyamuk. Pasien penyakit DBD harus dipantau dan diobati dengan tepat, karena penyakit ini bisa menjadi parah hingga ke tingkat yang dapat menyebabkan kematian. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Penulis: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus