Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Jarak Pandang Minim, 2 Kapal Nyaris Tabrakan
Kamis, 20 Juni 2013 - 08:05:05 WIB
BENGKALIS-Administrator Pelabuhan Sungai Pakning, Kecamatan Bukitbatu menyebutkan, Rabu (19/6) pukul 08.30 WIB dua kapal roro yang melayari rute Bengkalis-Bukitbatu nyaris bertabrakan. Kedua kapal Roro itu adalah KMP Tasik Gemilang dan KMP Swarna Putri dan nyaris bertabrakan, ketika hendak keluar dari dermaga Sungai Selari.

Penyebabnya karena ketebalan kabut asap yang menyelimuti perairan Sungai Pakning (Selat Bengkalis) dengan jarak pandang hanya 100-200 Meter. “Memang benar, dua kapal roro nyaris bertabrakan saat keluar dari pelabuhan Sungai Selari. Kejadiannya ketika KMP Tasik Gemilang yang hendak keluar dari dermaga tidak melihat KMP Swarna Putri akan merapat ke dermaga, akibat kabut asap tebal yang mengakibatkan jarak pandang tinggal beberapa ratus meter saja,” papar Petugas Adpel Sungai Pakning, Bambang, Rabu (19/6).

Untuk mengantisipasi hal-hal yang akan membahayakan keselamatan pelayaran, Adpel telah meminta nahkoda kapal untuk ekstra hari-hati. Terutama saat keluar atau akan masuk ke dermaga. Apalagi perairan Selat Bengkalis merupakan jalur pelayaran sibuk yang banyak dilewati oleh kapal-kapal penumpang, roro, kapal tanker serta tagboat dan nelayan tradisional yang mencari ikan disana.

“Antisipasi lainnya adalah keberangkatan sengaja kita lewatkan 15 menit dari jadwal. Mengingat kondisi perairan di selimuti kabut asap yang cukup tebal. Selain itu pihak kapal juga diminta menghidupkan alat navigasi serta saling berkomunikasi dengan kapal lain untuk mengambil jalur pelayaran yang aman,” kata Bambang.

Surati Pusat

Sementara Pemkab Bengkalis sudah menyurati Pemerintah Pusat untuk meminta bantuan penanganan kebakaran hutan dan lahan saat ini. Surat tersebut dikirim kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Menteri Kehutanan RI dan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat.

Dalam surat yang ditandatangani Bupati Bengkalis, Herliyan Saleh disebutkan kalau Pemkab Bengaklis sangat mengharapkan solusi cepat dalam mengantisipasi penanganan karhutla yang terjadi sekarang. Pemkab Bengkalis mengharapkan pusat membuat hujan buatan, karena karhutla yang terjadi sudah tidak terkendali lagi.

Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Bengkalis, Herman Mahmud menyebutkan, penanganan karhutla yang terjadi sekarang sudah di luar batas kemampauan. Salah satu upaya dalam waktu dekat yang dapat dilakukan adalah membuat hujan buatan di lokasi kebakaran di kecamatan Bukitbatu. “Menghadapi situasi yang mulai tidak terkendali ini, kita sangat mengharapkan pemerintah pusat turun tangan. Pak Bupati sudah mengirimkan surat ke pemerintah pusat supaya ada tindakan bersama mengatasi karhutla yang semakin hari makin meluas,” kata Herman. (dal)
Jarak Pandang Minim, 2 Kapal Nyaris Tabrakan



Berita terkait :



Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus