Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Jasad Tanpa Kepala dan Tangan Tersangkut di Jaring Nelayan Panipahan

Jumat, 02 Maret 2018

Penemuan mayat Mr x oleh nelayan Panipahan. (Foto:Joni/FokusRiau.Com)

ROKAN HILIR-Jasad manusia tanpa identitas (Mr X) dalam kondisi tanpa kepala dan tanpa kedua tangan, ditemukan tersangkut pada jaring nelayan saat sedang menariknya di laut lepas, Kamis kemarin sekitar pukul 17.00 Wib. Penemuan sosok mayat Mr X tersebut di sekitar perairan Timur Laut Pulau Jemur, Selat Malaka pada posisi 01’-06,350” LU - 100’-41,105”BT.

Informasi yang diperoleh FokusRiau.Com menyebutkan, penemuan mayat Mr X tersebut berawal saat Alex (39) alias Kulek, seorang kapten kapal ikan bersama Susiong (30) alias Olang, kepala Crew (cincu,red) bersama-sama anggotanya berlayar menggunakan kapal ikan Chandra menangkap ikan menggunakan jaring.   

Saat mereka menangkap ikan di sekitar selat Malaka menggunakan jaring panjang, salah seorang anggota mulai menarik jaring. Tiba-tiba merasakan jaringnya tersangkut benda dengan bobot besar. Hal itu kemudian dilaporkan kepada sang kapten. Setelah diangkat ternyata ditemukan mayat sudah tersangkut di jaring mereka.

Mendapat kejadian tersebut, kapten kapal dan kepala crew menyuruh seluruh anggota untuk mengangkat mayat tanpa identitas (Mr X) tersebut sekaligus menarik jaring mereka ke kapal. Saat ditemukan, tampak mayat Mr X berjenis kelamin laki-laki sudah tanpa kepala dan kedua tangan. Mr X masih menggunakan celana training panjang warna hitam bergaris hijau dan celana dalam merk Piere Cardin.

Selanjutnya, kapten kapal, kepala crew dan seluruh anggota berkemas untuk kembali menuju Panipahan. Sekira pukul 20.10 Wib, mayat Mr X tiba di pelabuhan Panipahan dan langsung dilakukan pengecekan medis oleh petugas Puskesmas Panipahan. 

Kapolres Rokan Hilir AKBP Sigit Adiwuryanto saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas AKP Ruslan membenarkan penemuan mayat tersebut. "Benar ada nelayan menemukan mayat.  Sekira pukul 20.25 Wib, jasad korban dibawa dan langsung dimakamkan di penguburan massal Masjid Raya Annur Dusun Utama RT 002/RW05 Kepulau Panipahan Darat, Kecamatan Palika, Rohil," ujar AKP Ruslan. (joni saputra) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus