Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Sport

Jelang Etape I Tour de Siak 2018: Pembalap Akan Beradu Cepat Meraih Poin UCI

Senin, 17 September 2018

Para pebalap akan beradu cepat di etape I. (Foto:Istimewa)

SIAK-Balap sepeda Tour de Siak (TdSi) 2018 akan berlangsung ketat. Selain beradu cepat untuk merebutkan hadiah ratusan juta rupiah, para pembalap juga akan bertarung merebut poin dari Union Cycliste Internazionale (UCI).

"Untuk pertama kali, pembalap yang berlaga di TdSi memperebutkan poin UCI sejak dihelat 2013 lalu. Artinya, pada edisi keenam ini TdSi mengalami kemajuan," kata Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni kepada wartawan, Senin (17/9/2018) di Siak.

Dikatakan, sesuai kalender UCI, pembalap yang berpacu di TdeSi 2018 bakal merebutkan Two Poin Two. "Artinya sepengetahuan saya, setiap etape pembalap berpacu bukan hanya untuk naik podium dan hadiah semata. Melainkan ada poin yang bakal diperebutkan di sana," ulasnya.

Tahun ini, sebanyak 13 tim dari 16 negara bakal meramaikan kejuaraan balap sepeda Tour de Siak 2018. Para pembalap bakal adu cepat melintasi empat etape sejauh 522,9 kilometer.

Kesembilan tim mancanegara yang siap bertarung di TdSi adalah Seven Eleven Cycling Team (Philipina), Kinan Cycling Team (Japan), Pro Cycling Stats (Combodia), Nec CCN Cycling Team (Philipina), ST. George Continental Cycling Team (Autralia), Go For Gold Cycling Team (Philipina), Nice Ethopia Cycling Project (Ethopia), Terengganu Cycling Team (Malaysia), dan Sapura Cycling Team (Malaysia).

Sementara 4 tim dalam negeri: KFC Cycling Team, PGN Cycling Team, ACC Cycling Team dan BSP Cycling Team. Sedangkan pembalap yang ikut mulai dari warga negera Indonesia, Philipina, France, Spanyol, Japan, Germany, Netherland, Camboja, Thailand, Malta, Australia, New Zealand, Belgium, Great Britania, malaysia, Switzerland.

"Sebenarnya yang berminat dari tim luar negeri ada sebanyak 19 tim. Namun yang kita pilih hanya 9 tim ditambah 4 tim dari dalam negeri. Ini kita lakukan untuk menghemat biaya," kata Fauzi.

Dikatakan, pelaksanaan TdSi 2018 berbeda dengan tahun sebelumnya. Perbedaannya pembalap yang tercepat sampai garis finish, tidak akan langsung naik podium di hari itu juga.

"Mereka akan naik podium sebelum start keesokan harinya. Kita sudah koordinasi dengan UCI mengenai hal ini. Kalau tahun-tahun sebelumnya, pembalap yang tercepat sampai garis finish, kan di hari itu juga mereka naik podium. Untuk tahun ini tidak, besoknya baru naik podium sebelum start. Kita sudah menyiapkan waktu 30 menit untuk para pembalap naik ke podium sebelum berpacu lagi," tukasnya.

Sebagai informasi, Tour de Siak 2018 berlangsung 4 hari dengan 4 etape. Etape I pebalap bakal menjejal lintasan Siak-Dayun-Siak sebanyak 3 lap dengan jarak tempuh 154,12 KM, Selasa (18/9/2018) yang dimulai pukul 13.00 WIB.

Etape II digelar hari berikutnya, yang menempuh lintasan Siak-Bungaraya-Sungai Apit-Siak (pergi pulang) dengan jarak tempuh 115,41 Km. Start dimulai pukul 13.00 WIB di depan istana Siak.

Etape III digelar hari berikutnya, dengan lintasan Siak-Dayun-Kotogasib-Siak dengan jarak tempuh 161,48 Km sebanyak 2 lap. Start dimulai pukul 14.00 WIB di depan istana Siak.

Sedangkan etape IV atau hari terakhir, pebalap bakal adu cepat di Siak Kota sebanyak 6 lap dengan jarak tempuh 92,1 KM. Start dimulai pukul 14.00 WIB. (*)






Penulis: Satria Donald
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus