Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Jelang Lebaran, Masyarakat Ramai ke Pegadaian
Rabu, 24 Juli 2013 - 14:55:56 WIB
PEKANBARU-Menjelang lebaran, kebutuhan masyarakat mulai mengalami peningkatan, mulai untuk dekorasi rumah sampai membeli berbagai kebutuhan lebaran, seperti pakaian baru dan kue lebaran. Untuk memenuhi itu semua, masyarakat memilih Pegadaian sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Karena itu, pertengahan Ramadan jumlah nasabah Pegadaian di Pekanbaru mulai meningkat 10 persen, dibanding hari biasa. "Tahun ini, kondisi transaksi nasabah sama dengan tahun sebelumnya. Dimana pertengahan Ramadan sudah mulai terlihat banyak nasabah yang menggadaikan berbagai barang. Jumlah itu akan terus meningkat sampai beberapa hari menjelang lebaran," kata Manager Usaha Pegadaian Cabang Panam, Isyof, Rabu (24/7).

Kebutuhan yang meningkat menjelang lebaran, membuat masyarakat memilih menggadaikan barang berharga mereka, ketimbang harus dijual. Karena bila dijual, barang tersebut akan sulit kembali Namun bila digadaikan, barang mereka masih bisa tersimpan. Apalagi di pegadaian bunga pinjaman terjangkau sesuai moto Pegadaian "Mengatasi Masalah Tanpa Masalah".

Menurut Isyof, jenis pinjaman di Pegadaian terbagi dalam empat golongan, yakni golongan A dengan nominal pinjaman mulai dari Rp50.000 sampai Rp500.000 dengan bunga 1,5 persen. Kemudian golongan B dengan pinjaman mulai Rp550.000 sampai Rp5 juta dengan bunga 1,5 persen. Kemudian golongan C dengan jumlah pinjaman dari Rp5 juta hingga Rp20 juta dengan bunga 10 persen dan golongan D dengan jumlah pinjaman antara Rp20 juta sampai Rp200 juta dengan bunga 10 persen.

Ditambahkan, untuk outlet Pegadaian di Jalan Suka Karya sekarang sudah mampu memberikan pinjaman kepada masyarakat sebesar Rp300 juta/tahun. Sementara untuk outlet di Jalan Garuda Sakti malah sudah mencapai Rp1,5 miliar/tahun dan untuk Pegadaian Cabang Panam, omset pinjaman kepada nasabah sudah mencapai Rp3 miliar/tahun.

"Nasabah yang menggadaikan emas di Pegadaian sebanyak 98 persen dan bisa disimpulkan, kebanyakan nasabah memang lebih suka menggadaikan emas. Bahkan untuk pinjaman dengan nominal Rp200juta, kebanyakan nasabah menggadaikan perhiasan dan sedikit sekali yang menggadaikan kendaraan atau laptop," papar Isyof.

Sebenarnya, kalau dilihat Pegadaian dalam bentuk laptop tidak terlalu menguntungkan. Namun karena kebanyakan mahasiswa yang menggadai untuk membayar uang kuliah, maka kita tetap membuka penggadaian dalam bentuk komputer.

"Pegadaian ini milik pemerintah, maka 50 persen penghasilan Pegadaian akan distorkan kepada pemerintah. Namun demikian, kita berusaha untuk tidak menyulitkan masyarakat dengan mencari untung sebanyak banyaknya," paparnya.

Dikatakan, sekarang Pegadaian juga menyediakan layanan pembayaran listrik online dan bisa isi pulsa online. Layanan ini untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran. Sehingga, mereka tidak perlu repot antri di loket pembayaran," tukasnya. (ika)
Jelang Lebaran, Masyarakat Ramai ke Pegadaian



Berita terkait :



Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus