Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pelalawan

Jelang Pelantikan Presiden, Bupati HM Harris Rapat Konsolidasi dengan Forkompimda

Rabu, 16 Oktober 2019

Bupati HM Harris (tengah) bersama Forkompimda. (Foto:T Arjan/FokusRiau.Com)

PELALAWAN–Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Riau bersama Dandim, Kejari dan Polres menggelar rapat konsolidasi dalam rangka mengantisipasi kamtibmas di Pelalawan menjelang pelantikan pesiden dan wakil presiden, 20 Oktober 2019 mendatang.

Rapat berlangsung di ruang Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Selasa (15/10/2019) juga dihadiri Wakil Bupati Zardewan, Sekretaris Daerah Tengku Mukhlis, Kapolres AKBP M Hasyim Risahondua, Pabung Dandim 0313/KPR Mayor Inf Salmon Tarigan, Kepala Kejaksaan Negeri Nophy Tennophero South, Korwil III Binda Riau, Ketua Pengadilan Negeri Pelalawan, Asisten Bidang Administrasi Pemerintahan Setda Drs Zulhelmi MSi dan Asisten Bidang Administrasi.

Kapolres AKBP Hasyim mengajak seluruh masyarakat bersama-sama menjaga perdamaian di Pelalawan dan menjauhi perbedaan.

“Marilah sama-sama kita menjaga perdamaian dan mari kita menghargai dan hormati apa yang sudah menjadi keputusan dari hasil pilpres kemarin. Mari kita seiya sekata menjaga kondusifitas Kabupaten Pelalawan dan apapun kendalanya marilah kita bersama menghadapinya,” kata M Hasyim.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Nophy Tennophero South juga mengajak elemen masyarakat untuk menjaga perdamaian.

”Kondusifitas di Pelalawan harus kita jaga, karena ini untuk kepentingan kita bersama, agar wilayah kita aman sehingga perekonomian masyarakat kita terjaga. Untuk penggunaan media sosial pada saat ini, marilah kita menghindari penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian. Bijaklah dalam pengguanaan media sosial, karena akan ada konsekuensi bagi para penggunanya,” paparnya.
 
Bupati HM Harris juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga kondusivitas di Pelalawan.

“Kondusivititas ini merupakan tanggung jawab kita semua, sehingga kita harus bisa mendeteksi hal-hal yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan di daerah kita. Dan juga masalah penggunaan sosial media, marilah kita tidak asal share apapun itu tanpa mengetahui kebenaran atas suatu hal,” tukasnya. (*)





Penulis: Tengku Arjan
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus