Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Pemkab Kuansing

Jelang Pencoblosan 27 Juni, Bupati Mursini Pimpin Rakor Persiapan Pilgubri di Kuansing

Sabtu, 23 Juni 2018

Bupati Mursini memimpin Rakor dengan instansi terkait. (Foto:Jhon/FokusRiau.Com)

KUANSING-Untuk memastikan kesiapan Kuansing menyelenggarakan Pilgubri, Rabu (27/6/2018), Bupati Mursini memimpin rapat koordinasi persiapan. Rakor dihadiri Ketua KPUD Kuansing Firdaus Umar, Wakapolres Kompol Dodi Garza Kusuma, Sekdakab Dianto Mampanini, Asisten I Muhjelah Arwan, Kadis Kesbangpol Linskar, KakanSatpol PP Ardiansyah, Kabag Humas dan Protokoler Muradi dan pihak terkait.

"Kita menginginkan penyelenggaraan Pilgubri berlangsung aman, nyaman, tertib dan sukses," ujar Mursini seraya mengatakan, bila ada potensi rawan konflik saat pemungutan atau penghitungan suara akan segera diantisipasi.

Untuk mengatasi potensi rawan konflik saat pilkada terutama saat rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK, Bupati minta Panitia Pemungutan Suara untuk segera melakukan penghitungan rekapitulasi suara.

"Tidak perlu harus menunggu waktu 3 hari sesuai ketentuan, karena lamanya masa penghitungan bisa menimbulkan kecurigaan masyarakat dan ini dapat menjadi pemicu konflik," ujarnya berharap, partisipasi pemilih di Kuansing bisa meningkat mencapai 75 persen.

Sementara itu, Firdaus Umar menjelaskan, secara keseluruhan persiapan Pilgubri berjalan sesuai ketentuan dan waktu yang ditetapkan. Saat ini, kartu pemilih sedang dalam proses pelipatan dan sortir. Tanggal 24 Juni, surat suara akan dikirim ke Kuantan Hilir Seberang dan Pucuk Rantau. Sedangkan kecamatan lainnya dikirim tanggal 25 Juni 2018.

Firdaus juga menjelaskan tentang persyaratan memilih. Bagi masyarakat yang telah terdaftar di DPT ketika akan memilih wajib membawa surat undangan dan kartu tanda pengenal baik itu KTP maupun surat keterangan kependudukan dari pihak yang berwenang yaitu Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Selain itu, setiap pemilih harus mengisi daftar hadir sekaligus membubuhkan tandatangan.

Sementara warga yang tidak atau belum terdaftar pada DPT masih bisa memilih dengan syarat membawa KTP atau surat keterangan kependudukan dari pihak yang berwenang. "Kendati demikian waktu untuk mencoblos yang diberikan terbatas yaitu dari pukul 12.00 s/d 13.00 WIB. Itu pun jika surat suara masih tersedia," urai Firdaus. 

Begitu warga yang sedang sakit masih diberi kesempatan untuk mencablos dan kepada panitia diberi kesempatan untuk datang kerumah warga yang sedang sakit tersebut dengan terlebih dahulu minta izin kepada para saksi di TPS.

KPUD Kuansing hingga kini juga masih menunggu surat keputusan tenaga linmas dari pemerintah guna untuk proses pembayaran gaji petugas linmas se-Kabupaten Kuansing yang mencapai jumlah 1.332 orang petugas linmas.

Wakapolres Dodi Harza Kusuma menegaskan, kepolisian siap memberi pengawalan dan pengamanan baik saat pendistribusian surat suara maupun saat pemilihan dan penghitungan surat suara sampai kepada pengiriman surat suara pada tingkat kecamatan dan kabupaten. 

Untuk pengamanan Pilgubri Polres Kuansing menurunkan  381 personil kepolisian dan TNI. Ditambah lagi nanti satu pleton Brimob dan dari Polda Riau," ungkap Wakapolres. Hanya saja dia memberikan penekanan kepada pihak panitia agar melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian ketika melakukan pergeseran pendistribusian logistik. "Anggota kita tolong ditunggu ketika melakukan penggeseran distribusi tersebut," harapnya. (*)



Penulis: Jhon Hendri
Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Pemkab Kuansing


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus