Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Sport

Juarai Liga Inggris, Conte Menatap Gelar Ganda Lewat Trofi Piala FA

Sabtu, 13 Mei 2017

Selebrasi Conte usai Chelsea mengalahkan Wet Brom. (Foto:Reuters)

LONDON-Antonio Conte sukses membawa Chelsea menjadi juara Liga Inggris lebih dini usai mengalahkan West Bromwich Albion, Jumat kemarin. Kemenangan tipis 1-0 membuat Chelsea tak terkejar di papan klasemen dari rival terdekat, Tottenham Hotspur saat Liga Inggris hanya tersisa dua pekan.

"Para pemain saya menunjukkan kepada saya sikap yang baik untuk mencoba melakukan sesuatu yang hebat musim ini," ujar Conte usai laga seperti dikutip dari Sky Sports, Sabtu (13/5/2017).

Conte menuturkan, prestasi Chelsea musim ini bukanlah sebuah keberuntungan. Ia berkata, Chelsea kini berstatus juara karena seluruh komponen tim bekerja maksimal. Tak hanya itu, Conte juga menyebut kedekatannya dengan para pemain Chelsea merupakan faktor kunci keberhasilan timnya. Kini, Chelsea pun mengincar gelar ganda musim ini dengan berusaha menjuarai Piala FA. 

Di ajang kejuaraan domestik tersebut, Chelsea bakal melakoni partai puncak melawan Arsenal di Stadion Wembley, London, pada 27 Mei mendatang. "Kami tak beruntung, kami melakukan sebuah pekerjaan yang hebat. Ini penting untuk semuanya. Ini sebuah musim yang luar biasa, sekarang kami berusaha memenangkan Piala FA," kata Conte.

Menurut Conte, pakem tiga bek dalam formasi 3-4-3 yang diterapkan merupakan kunci keberhasilan timnya meraih titel juara Liga Primer Inggris musim 2016-2017. Pakem tiga bek adalah strategi yang tak biasa di Inggris. Meski strategi yang lumrah di Italia, namun para juru taktik asal Negara Pizza yang mengadu nasib di Inggris pun kerap menggunakan empat bek, pakem yang biasa di Inggris.

"Keputusan mengubah formasi itu mengubah nasib kami musim ini. Kami harus berubah dan menemukan cara permainan kami," ungkap Conte seperti dilansir BBC.

"Awalnya saya berpikir, tim ini memiliki opsi bermain dengan pola 3-4-3 karena saya yakin Chelsea memiiki pemain yang mampu menjalankan formasi itu," ujarnya.

Belakangan, manajer-manajer tim lain di Liga Inggris pun mencoba pakem tiga bek seperti Mauricio Pochettino yang konsisten bersama formasi itu sejak awal tahun ini. Tak hanya itu, Manajer Manchester United Jose Mourinho dan Manajer Arsenal, Arsene Wenger pun sempat mencoba pakem tiga bek tersebut.

Salah satu tokoh protagonis Conte dalam pakem tiga beknya, Gary Cahill mengaku tak percaya timnya bisa kembali menjuarai Liga Inggris setelah musim lalu finis di peringkat 10. Salah satu kunci kesuksesan timnya, kata Cahill yang kerap menjadi kapten karena John Terry sering di bangku cadangan, adalah kepercayaan diri yang tinggi di ruang ganti sepanjang musim.

"Kami pantas mendapatkan ini setelah semusim ini. Kami bekerja sangat keras dan memiliki tim yang lebih baik. Rasanya fantastis mengakhiri semua ini dengan dua pertandingan tersisa, karena ini sebuah liga yang sangat sulit," ujar Cahill yang biasa beroperasi di lini belakang Chelsea bersama David Luiz dan Cesar Azpilicueta. (cnn/zulfiar trisananda)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus