Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Ekonomi

Kagetnya Wamen ESDM Arcandra Saat Mengetahui Riau Kekurangan Listrik

Rabu, 14 Juni 2017

Wamen ESDM Arcandra berdialog dengan gubernur dan PLN. (Foto:Antara)

PEKANBARU-Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, seharusnya Riau yang kaya energi tidak mungkin mengalami kekurangan listrik. Namun faktanya, di Riau masih terdapat 261 desa yang belum menikmati listrik. 

Terkait kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Riau terus berupaya meningkatkan elektrifikasi. Gubernur Arsyadjuliandi Rachman bertekad, paling lambat tahun 2019 semua desa di Riau sudah dialiri listrik. "Kalau datanya seperti itu (ada 261 desa belum teraliri listrik) tentu harus saya verifikasi dulu, apa benar seperti itu," kata Archandra menjawab pertanyaan wartawan usai meninjau Kantor PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR), Rabu (14/6/2017) di Pekanbaru.

Disebutkan, kondisi tersebut tidak seharusnya terjadi di Riau. Pasalnya dengan semua kelebihan dan sumber daya yang ada, dia menilai, Riau merupakan provinsi kaya energi. "Apa iya di Riau yang kaya energi, tapi malah tak bisa dinikmati seluruh masyarakat," kata Arcandra heran. 

Dia menyebutkan, selama ini daerah yang kekurangan listrik adalah wilayah Indonesia bagian timur. Selama ini, dari 2.516 desa di Indonesia yang belum menikmati listrik, sebagian besar berada di Papua dan Maluku. 

"Kita lihat dulu datanya, karena kalau dari data nasional ada 2.516 desa yang belum dialiri listri sebagian besar Indonesia bagian timur, khususnya Papua dan Maluku. Kalau Sumatera saya baru tahu," kata Arcandra.

Ke depan, Arcandra akan segera memverifikasi data yang ada kepada Gubernur, termasuk PLN Riau dan Riau Kepri (WRKR) agar persoalan listrik di Riau bisa dituntaskan.‎ Dirinya juga mengaku memiliki solusi melalui program solarcell. Dimana satu rumah empat lampu. Program itu sudah mulai dijalankan tahun ini. (antara)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus