Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Kala Wabah Corona Melanda, 100 Masjid Jerman dan Belanda Kumandangkan Azan

Rabu, 08 April 2020

Bangunan Cologne Central Mosque atau Masjid Pusat Cologne di Jerman. (Foto:Reuters)

BERLIN-Sekitar 100 masjid di Jerman dan Belanda mengumandangkan azan menggunakan pengeras suara setiap malam. Ini dilakukan untuk meningkatkan moral umat Islam di tengah pandemi virus corona Covid-19. 

Azan di negara-negara tersebut sebelumnya dilarang menggunakan pengeras suara. Kumandang azan yang langka itu dimulai, Jumat lalu. Di mana kedua negara Eropa tersebut memberlakukan lockdown atau penguncian wilayah untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Azan atau seruan bagi umat Islam untuk salat berkumandang di masjid-masjid DITIB Merkez Mosque—kelompok payung Muslim-Turki—di kota Duisburg barat dan Islamic National National View (IGMG).

“Panggilan muslim untuk salat dapat didengar dari lebih dari 50 masjid lokal. Azan yang disiarkan melalui pengeras suara umumnya tidak diizinkan di Jerman, kecuali untuk acara-acara khusus," kata Fahrettin Alptekin, perwakilan DITIB di Essen, Jerman, seperti dikuti dari Anadolu, kemarin.

"Gereja-gereja tetangga kami juga bertanya apakah kami ingin mengambil bagian dalam tanda solidaritas ini setiap malam," ujar Hülya Ceylan, ketua asosiasi regional DITIB dan sukarelawan di masjid Duisburg.

"Kami mengatakan, kami dapat mendukung komunitas Muslim secara spiritual melalui panggilan untuk salat," tambahnya.

Di Belanda, azan yang disiarkan melalui pengeras suara bemunculan lebih luas untuk mempromosikan solidaritas melawan pandemi Covid-19. Setelah Italia dan Spanyol, Jerman adalah negara di Eropa yang paling parah dilanda pandemi Covid-19.

Data worldometers, Selasa (7/4/2020) siang menyebut, Jerman memiliki 103.375 kasus Covid-19 dengan 1.810 kematian dan 28.700 pasien sembuh. Sedangkan Belanda memiliki 18.803 kasus dengan 1.867 kematian dan 250 pasien berhasil disembuhkan. (*)



Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: SindoNews.com


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus