Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Kasus Pencabulan 13 Anak, KPPAD Kepri Desak Bupati Karimun Bentuk KPPAD

Kamis, 11 Januari 2018

Wakil Ketua KPPAD Kepri Eri Syahrial. (Foto:Indra/FokusRiau.Com)

KARIMUN-Wakil Ketua Komisi Perlindungan Pengawasan dan Anak Daerah (KPPAD) Kepulauan Riau (Kepri) Eri Syahrial mendesak Bupati Karimun Aunur Rafiq untuk membentuk KPPAD. Sebab, sejumlah kabupaten/kota sudah lebih dahulu membentuk lembaga pengawasan perlindungan anak tersebut.

“Kehadiran KPPAD di Kabupaten Karimun akan sangat membantu Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) dan arapat penegak hukum sekaligus membantu program kerja bupati dalam penyelenggaraan  perlindungan anak di Karimun. Sehingga bisa berjalan maksimal dan efektif dengan hadirnya KPPAD,” kata Eri Syahrial menjawab FokusRiau.Com menanggapi kasus pencabulan anak Karimun, Kamis (11/1/2018).

KPPAD Kepri, menurut Eri, memberikan apresiasi kepada aparat Polda Kepri khususnya penyidik Polres Karimun yang telah berhasil mengungkap kasus pedofil di Karimun. Kasus tersebut telah menyebabkan 13 anak-anak berusia antara 10 – 17 tahun menjadi korban tersangka AM yang sekarang telah diamankan.

“Dalam kasus ini contohnya, tidak hanya proses penegakkan hukum yang mereka lakukan, Kepolisian (Polda Kepri) juga telah menangani anak-anak korban pencabulan dalam bentuk trauma healling oleh tim psikologi Polda Kepri di Kota Batam,” ujarnya.

Dijelaskan, pada kesempatan jumpa pers kemarin, Polda Kepri sudah meminta Bupati Karimun memberikan perhatian pada rehabilitasi para korban (anak-anak) yang kedepan bisa berpotensi jadi pelaku serupa.

“KPPAD Kepri akan mengawal kasus (pencabulan anak) tersebut dan melakukan upaya advokasi agar pelaku (tersangka)  dapat dihukum seberat-beratnya,” pinta wakil Ketua KPPAD Kepri ini. (indra h piliang)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus