Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Utama

Kasus Penimbunan Solar, Pelaku Terancam 6 Tahun Penjara

Sabtu, 30 Maret 2013


PEKANBARU-Kasus penimbunan bahan bakar minyak jenis solar dengan pelaku berinisial, AL (19) bisa dikenakan pasal 55 UU No 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas atau migas dan terancam hukuman enam tahun penjara. Pelaku terbukti melakukan usaha ilegal dengan barang bukti berupa 1,5 ton solar dan 12 ton minyak mentah.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Adang Ginanjar melalui Kepala Satuan Reskrim, Kompol Arief Fajar Satria mengatakan, saat ini kepolisian terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku penimbun solar tersebut. Menurutnya, kepolisian akan berupaya melakukan pengembangan terhadap kasus ini sampai tuntas. "Penyidikan dan penyelidikan masih terus dilakukan,” kata Arief Fajar Satria kepada wartawan, kemarin di Pekanbaru.

Dikatakan, kasus dugaan penimbunan solar pertama kali diungkap Detasemen Polisi Militer (POM) TNI AD 1/3, Pekanbaru. Kesatuan angkatan darat ini melakukan penggerebekan di sebuah lokasi di Jalan Garuda Sakti, Tampan, Rabu (27/3) sekitar pukul 13.00 WIB. Semua barang bukti berikut tersangka sudah langsung diamankan.

Setelah dilakukan penangkapan, kasus tersebut kemudian dilimpahkan ke Polresta Pekanbaru. Tersangka dan barang bukti diterima Reskrim Polresta untuk ditindaklanjuti.

Oleh penyidik, tersangka AL terbukti melanggar UU No 22 Tahun 2001 tentang minyak dan gas. Tidak cukup sampai disitu saja, polisi juga akan menelusuri asal barang bukti serta distribusi minyak tersebut. (vio)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus