Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Galeri Foto

Kemendikbud Kukuhkan Festival Menongkah di Inhil Sebagai Warisan Budaya

Senin, 13 Agustus 2018

Bupati HM Wardan memberikan sambutan. (Foto:Diskominfo/FokusRiau.Com)

INDRAGIRI HILIR-Festival Menongkah secara resmi dikukuhkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) pertama di Inhil. Penyerahan sertifikat WBTB dilakukan saat penyelenggaraan Festival Menongkah 2018 di Pantai Bidari, Kuala Enok, Kecamatan Tanah Merah, Senin (13/8/2018) siang.

Tujuh duplikat sertifikat penghargaan diserahkan kepada perwakilan masyarakat, yakni Kepala Desa Tanjung Pasir, Kepala Desa Tanjung Melayu, Kepala Desa Sungai Laut, Ketua Yayasan Duanu, Kepala Desa Panglima Raja, Kepala Desa Sungai Bela dan Lurah Concong.

Setelah menyerahkan duplikat sertifikat, Bupati HM Wardan mengatakan, dirinya begitu bangga sekaligus senang atas sertifikasi Festival Menongkah di Kabupaten Inhil. "Tidak semua daerah yang mendapatkan penghargaan ini. Saya bangga, bahagia sekaligus senang," ujarnya.

Dikatakan, festival Menongkah memang layak dijadikan sebuah warisan budaya. Alasannya, bisa dilihat dari segi lokasi penyelenggaraan yang tergolong unik, yakni di pantai dengan hamparan pasir nan indah di tengah lautan.

"Bahkan ini bisa dibilang sebagai sebuah keunikan dunia. Waktu penyelenggaraan juga tidak bisa di sembarang waktu, ada waktu tertentu, tepatnya pada saat air mengalami surut," ulas bupati.

Demi kelestarian Festival Menongkah sebagai warisan budaya, Bupati HM Wardan meminta Dinas Pariwisata Inhil sebagai leading sector untuk melakukan pengembangan, terutama dalam hal fasilitas di lokasi penyelenggaraan.

"Selain itu, tolong turut sertakan juga Kecamatan - Kecamatan lain dalam Festival Menongkah, seperti Kecamatan Concong salah satunya yang juga sudah membudayakan aktifitas menongkah," ujarnya.

Usai penyerahan sertifikat yang disertai sambutan, Bupati melepas para peserta menongkah untuk berlomba-lomba menjadi yang tercepat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau Fahmizal yang ikut hadir menyaksikan Festival Menongkah mengatakan, Festival Menongkah yang telah dikukuhkan menjadi warisan budaya memang telah menjadi destinasi wisata yang menarik.

Masyarakat berbondong-bondong untuk menyaksikan khazanah daerah kawasan pesisir Kabupaten Inhil yang telah diselenggarakan selama 11 tahun berturut-turut ini.

"Festival Menongkah memiliki diferensiasi (Perbedaan, red) yang tinggi. Sebab tidak dilaksanakan di daerah lainnya di Riau," ungkap Fahmizal seraya mengatakan, sertifikat WBTB Kemendikbud hanya diberikan terhadap 11 warisan budaya daerah, salah satunya Festival Menongkah. (zamri)
 
 
Bupati HM Wardan disambut sekapur sirih jelang pembukaan Festival Manongkah.(Foto:Diskominfo/FokusRiau.Com) 
 
 
Bupati HM Wardan foto bersama Kadis Pariwisata Riau Fahmizal dan perwakilan masyarakat yang menerima sertifikat. (Foto:Diskominfo/FokusRiau.Com) 
 
 
Bupati HM Wardan memberikan bantuan kepada warga usai membuka Fastival Manongkah 2018. (Foto:Diskominfo/FokusRiau.Com) 
 
 
Bupati HM Wardan bersama masyarakat usai membuka lomba.(Foto:Diskominfo/FokusRiau.Com) 
 
 
Peserta manongkah mengumpulkan kerang ditengah lumpur.(Foto:Diskominfo/FokusRiau.Com) 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus