Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Kenapa Stroke Bisa Menyerang Anda? Kenali Delapan Alasan Berikut

Sabtu, 20 April 2019

Ilustrasi stroke. (Foto:Tetitah)

PEKANBARU-Stroke merupakan penyebab kematian nomor lima di Amerika Serikat dengan 800.000 orang mengalami stroke setiap tahunnya. Hal ini berarti, setiap detik ada satu orang yang meninggal akibat stroke.

Sekitar 40 persen orang yang meninggal karena stroke adalah pria, dan 60 persen kematian terjadi pada wanita. American Heart Association (AHA), melaporkan orang Afrika-Amerika, berisiko dua kali terkena stroke dan memiliki risiko kematian akibat stroke yang jauh lebih tinggi dibanding orang Kaukasia.

Stroke terjadi secara tak terduga dan dapat mengancam nyawa. Jika tidak berakhir dengan kematian, stroke dapat mengakibatkan kelumpuhan dan mengarah ke berbagai masalah kesehatan. Berikut delapan alasan stroke bisa menyerang Anda.

1. Punya tekanan darah tinggi
Tekanan darah tinggi merupakan penyebab paling umum dari stroke, karena dapat merusak arteri dan membuatnya rentan terhadap penyumbatan.

2. Kolesterol tinggi
Jika Anda memiliki kolesterol tinggi hal ini dapat menyebabkan akumulasi plak di arteri yang dapat menghambat aliran darah dan menyebabkan stroke.

3. Jantung
Kondisi jantung seperti katup jantung yang rusak, atrial fibrilasi dan detak jantung yang tidak teratur dapat menyebabkan stroke serta diabetes, karena merusak pembuluh darah.

4. Usia
Jika usia Anda di atas 55 tahun, maka akan lebih berisiko terkena stroke.

5. Alkohol
Mengonsumsi minuman keras juga dapat meningkatkan risiko stroke.

6. Tidak olahraga
Ketidakaktifan secara fisik dan obesitas, meningkatkan risiko stroke, tekanan darah tinggi, penyakit kardiovaskular, diabetes, dan banyak masalah yang terkait langsung dengan stroke.

7. Merokok
Tembakau dapat meningkatkan tekanan dan mengentalkan darah, menurunkan fungsi paru-paru dan menyebabkan penumpukan dalam arteri.

8. Mengonsumsi obat-obatan tertentu
Obat-obatan tertentu seperti obat pengencer darah dan terapi hormon dapat meningkatkan risiko stroke. (*)








Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Power of Positivity 


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus