Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Kencing Duduk Ternyata Lebih Sehat Untuk Pria, Inilah Alasannya!

Minggu, 10 September 2017

Ilustrasi (Foto: Int)

BUANG air kecil dengan cara duduk, ternyata juga menyehatkan buat pria. Tidak percaya? Penjelasan berikut ini bisa membuat Anda jadi tahu. 

Buang air kecil dilakukan orang-orang dengan cara berbeda. Pada umumnya, laki-laki memilih kencing berdiri, sedangkan perempuan dengan kencing duduk. Bagi Anda kaum Hawa, kencing duduk tentu akan membuat Anda jauh lebih nyaman. Namun bagi Anda kaum laki-laki, memilih kencing berdiri bisa jadi akan memudahkan Anda karena tidak perlu repot. 

Akan tetapi, tahukah Anda bahwa di negara-negara Timur di dunia, kencing duduk bagi laki-laki juga banyak dipilih? Bahkan, cukup banyak yang mengatakan bahwa kencing dengan cara ini bisa membuat pria lebih sehat. Benarkah begitu? 

Kencing duduk lebih bersih daripada kencing berdiri Seperti yang Anda ketahui, kebersihan toilet adalah hal yang sangat penting bagi kesehatan. Toilet bisa menjadi sumber penyakit karena di sana tempat pembuangan urine (air kencing) serta feses (tinja), yaitu sisa metabolisme manusia. 

Pada tahun 2012, Viggo Hansen, seorang politikus di Swedia mengajukan sebuah peraturan yang menghebohkan dunia. Dia mengatakan bahwa laki-laki seharusnya buang air kecil sambil duduk, bukannya berdiri ketika berada di toilet. Menurutnya, buang air kecil dengan duduk lebih higenis. Pasalnya, cara buang air kecil ini bisa mengurangi genangan atau cipratan pada area toilet. 

Berbagai jenis virus dan bakteri penyebab penyakit menular memang bisa ditularkan lewat cairan sisa manusia, salah satunya urine. Karena itu, menjaga area toilet tetap bersih sangat penting guna mencegah penyakit. Selain itu, pada tahun 2012 juga, 

Stephen Shen, seorang menteri Environmental Protection Administration (EPA), mendorong agar laki-laki buang air kecil dengan duduk karena akan membuat lingkungan lebih bersih. Kencing duduk baik untuk pria dengan gejala saluran kemih bawah kencing duduk baik untuk Anda mengidap gejala saluran kemih bawah atau dalam bahasa Inggris biasa disebut lower urinary tract symptoms (LUTS). 

Anda yang memiliki gejala ini akan merasakan aliran air kencing yang lambat serta sering buang air kecil di malam hari. Gejala ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama oleh kelenjar prostat yang membengkak. Bengkaknya kelenjar prostat akan menghambat aliran urine Anda. Kedua, karena kandung kemih overaktif atau overactive bladder (OAB). 

Kandung kemih yang berkontraksi tidak normal akan menyebabkan desakan tiba-tiba untuk membuang urine. Ketiga adalah ketidakmampuan untuk mampu mengatur keseimbangan cairan tubuh bagi orang lanjut usia, khususnya di malam hari. 

Pada orang usia 65 keatas, buang air kecil minimal sekali di malam hari biasa terjadi. Penyebab lainnya adalah diabetes, infeksi saluran kemih, batu kemih, kanker prostat, kanker kemih, hingga multiple sclerosis. Para peneliti dari Leiden University Medical Center di Belanda, telah melakukan riset terkait kencing duduk. Riset ini dilakukan dengan mengumpulkan 14 penelitian yang berhubungan dengan hal ini dan berhasil membuat kesimpulan. Kencing duduk memang bisa menuntaskan kencing sehingga tidak tersisa lagi. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk menghabiskan urin juga berkurang walaupun belum signifikan. Jadi, pasien dengan LUTS memang sebaiknya kencing sambil duduk. Demikian ditulis situs Hellosehat. (okezone/andi affandi)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus