Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Metro Pekanbaru

Ketika Para Guru di Pekanbaru Bacakan Yasin Untuk Walikota Firdaus MT

Rabu, 20 Maret 2019

Para guru ada yang membacakan surat yasin untuk walikota. (Foto:Tribunpekanbaru)

PEKANBARU-Ribuan guru sertifikasi di Kota Pekanbaru, Riau tampak duduk bersila di ruas Jalan Sudirman, depan Kantor Walikota Pekanbaru, Rabu (20/3/2019). Di antara mereka ada juga yang duduk dan salat di lapangan depan kantor pemerintahan itu.

Bahkan, ada di antara mereka yang membacakan Surat Yasin untuk Walikota Pekanbaru Firdaus MT. Para guru menilai, hati nurani walikota sudah mati. Karena itu, secara bersama mereka membacakan Surat Yasin. Mereka juga meakukan tahil dan berdoa agar perjuangan mereka berhasil.

Sebelumnya, para guru memaksa masuk ke dalam Kantor Walikota Pekanbaru. Mereka sempat terlibat aksi dorong dengan aparat Polresta Pekanbaru dan Satpol PP Pekanbaru.

Dampaknya, pagar bagian depan kantor itu lepas dan para guru akhirnya masuk ke halaman Kantor Walikota Pekanbaru. Mereka menyampaikan orasi dan membentang spanduk di depan Kantor Walikota Pekanbaru. Mereka menyampaikan orasi dengan pengeras suara. 

Tuntutan dalam aksi tersebut masih sama yakni menuntut pembayaran tunjangan penghasilan para guru sertifikasi tahun 2019 ini. Para guru menuntut agar Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru No.7 tahun 2019 direvisi. Perwako itu pada satu pasalnya yakni Pasal 9 Ayat 8 meniadakan tunjangan penghasilan bagi guru sertifikasi pada tahun 2019.

Padahal mereka masih menerima tunjangan penghasilan pada tahun 2018 lalu sebesar Rp 1 Juta per bulan. Ada sejumlah tuntutan yang mereka sampaikan yakni menyamakan tunjangan penghasilan guru Kota Pekanbaru dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah kota. 

Mereka juga menuntut agar jangan melecehkan guru. Tuntutan lainnya, yakni meminta agar jangan ada intimidasi terhadap guru yang menyuarakan haknya. 

Sementara itu, aksi para guru tersebut membuat lalu lintas di ruas Jalan Sudirman menjadi terganggu. Sejumlah kendaraan harus melintas dengan pelan. Personel polisi juga berupaya mengurai kemacetan. Mereka mengalihkan arus ke Jalan Cut Nyak Dien.

Sejumlah personel kepolisian tampak terus berjaga di depan Kantor Walikota Pekanbaru. "Kami sudah berkumpul sejak Rabu pagi untuk menggelar aksi. Kami menuntut perwako itu segera direvisi," papar Perwakilan Guru SD dan SMP Kota Pekanbaru, Zufikar. (*)







Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tibunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus