Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Ketua Bawaslu Bengkalis Ingatkan Kewajiban PPK Menjalankan Prosedur

Rabu, 08 Mei 2019

Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkalis Mukhlasin. (Foto:M Rafii/FokusRiau.Com)

BENGKALIS-Ketua Bawaslu Kabupaten Bengkalis Mukhlasin, Rabu (8/5/2019) mengatakan, prosedur di PKK sudah sesuai standar. Maka wajib dijalankan, karena Bawaslu prinsipnya tidak bisa mengintervensi di luar prosedur.

"Jika prosedur di PPK sudah sesuai, wajib dijalankan," kata Mukhlasin kepada wartawan.

Terkait dua partai peserta pemilu yang tidak puas dengan hasil penghitungan di tingkat PPK sampai kisruh di pleno rekapitulasi tingkat kabupaten yang berlangsung di Gedung LAMR Bengkalis dan berunjuk rasa di KPU Kabupaten Bengkalis, Mukhlasin menilai hal itu wajar.

Sebab KPU Bengkalis memberi ruang untuk dilakukan penghitungan surat suara ulang melalui kotak suara atau membuka kotak suara. "Semestinya, prosedur membuka kotak suara dan penghitungan surat suara ulang tidak serta merta dilakukan tanpa ada rekomendasi, Kondisi ini yang memakan waktu lama," katanya.

Dijelaskan, tidak mungkin Bawaslu harus melanggar aturan PKPU dengan berbagai rekomendasi yang dibuat. Sedangkan tata cara proses dari PPK sudah sesuai prosedur. Menurutnya, proses sesuai PKPU itu, dimana saling mencocokkan C-1. Disana ada Panwas, PPS, PPK dan dari saksi yang hadir.  

Jika pada pencocokan terjadi perbedaan C-1, maka bisa dilakukan dengan membuka teli dan dicocokkan kembali. Jika tidak juga dan masih ada perbedaan, baru bisa direkomendasikan membuka surat suara dan penghitungan ulang.

“Jadi artinya, rekomendasi bisa dibuat itu harus melalui ketegesan KPU sesuai dengan PKPU, karena dalam PKPU yang berlaku mencocokkan C-1. Jika sudah cocok maka bisa dianggap clear, namun kebanyakan pada kenyataan yang kami dapati, banyak saksi minta kotak suara dibuka dan langsung dihitung tanpa ada rekomendasi, jadi kita ingatkan kepada KPU agar tegas dalam membaca aturan yang dibuatnya tersebut,” ujarnya. (*)






Penulis: M Rafii
Editor: Boy Surya Hamta


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus