Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Nasional

Klaim Punya Data Lahan Perusahaan Terbakar, Menteri LHK akan Beri Sanksi Pencabutan Izin

Selasa, 13 Agustus 2019

Siti Nurbaya. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mengaku mengikuti perkembangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau. Dari pantauannya, karhutla di Riau banyak terjadi di Kabupaten Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir.

"Jika dilihat di lokasi tersebut, karhutla ada kaitannya dengan lahan konsesi perusahaan," kata Siti Nurbaya, Senin kemarin di Pekanbaru.

Kerena itu, Siti akan memberikan sanksi administratif berupa pencabutan izin bagi perusahaan perkebunan atau Hutan Tanaman Industri (HTI), yang terbukti melakukan pembakaran dilahannya. "Ada instrumennya, sanksi administratif (berupa pencabutan izin bagi perusahaan yang terbukti melakukan pembakaran). Ada instrumennya itu," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Menteri LHK mengatakan, pihaknya sudah memiliki data lokasi perusahaan yang terjadi Karhutla. "Termasuk di kawasan Taman Nasional Tesso Nilo. Saat ini ada delapan kasus yang sedang diproses. Saya juga dilaporkan, kemungkinan akan ada dua lagi perusahaan yang ditetapkan menjadi tersangka," bebernya.

Untuk itu, dia berjanji akan meneliti kebakaran dekat perusahan. Karena selain sanksi administratif, juga ada sanksi perdata dan pidana. "Untuk hal ini, kami juga bisa bersama-sama dengan pihak penegak hukum atau melakukan secara kolaboratif," ujarnya.

Diakui, saat ini pihaknya sudah memberikan peringatan kepada 55 perusahaan se-Indonesia yang terjadi Karhutla. Saat ini Kementerian LHK fokus pada penegakan hukum dan bagaimana menolong masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan.

"Saat ini sepertinya hanya tinggal di dua bagian itu saja yang secara konseptual harus diperbaiki. Karena kalau untuk monitoring hotspot sudah ada konseptualnya dan sudah berjalan," tukasnya. (*)





Editor: Evi Endri
Sumber: Cakaplah


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus