Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Hukum

Komandan Satgas Karhutla Riau Perintahkan Jajaran Kodim Tangkap Pembakar Lahan

Kamis, 08 Maret 2018

Kebakaran hutan dan lahan di Riau. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Komandan Satgas Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Riau Kolonel Inf Sonny Aprianto memerintahkan upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembakar lahan secara tegas dan tidak setengah-setengah. Tujuannya, untuk memunculkan efek jera bagi pelaku pembakar lahan.

"Kita semua tahu, kebakaran penyebabnya akibat ulah manusia. Karena itu, Polri dan kejaksaan diminta untuk jangan segan melakukan penegakan hukum agar terjadi efek jera," kata Kolonel Inf. Sonny saat apel siaga darurat Karhutla Riau di halaman Kantor Gubernur, Kamis pagi.

Komandan Korem 031/WB tersebut mengatakan, hasil pemantauannya menggunakan helikopter di Kota Dumai menunjukan ada indikasi kuat kebakaran lahan karena unsur kesengajaan. "Kebakaran di Dumai itu disengaja dan dekat permukiman," katanya.

Ditegaskan, pihaknya sudah memerintahkan jajaran Kodim di seluruh Riau untuk menangkap pelaku pembakar lahan dan menyerahkannya kepada pihak berwajib. "Jangan sampai menunggu jatuh korban jiwa," tukasnya.

Plt Gubernur Wan Thamrin Hasyim pada kesempatan itu berharap ada sinergi dalam penegakan hukum antara kepolisian dan kejaksaan. Diakui, praktik tebas dan bakar dalam pembukaan lahan, masih menjadi salah satu penyebab utama Karhutla Riau banyak terjadi lagi pada tahun ini, setelah pada dua tahun sebelumnya relatif sangat rendah.

Akibatnya, aktivitas pembakaran itu berdampak buruk karena dilakukan dilahan gambut yang mudah menyebar saat musim kemarau dan sulit dipadamkan dengan cara yang biasa. "Yang paling mudah adalah dengan dibakar, bermodal korek apa saja sudah terbakar (lahan)," katanya.

Sebagai informasi, sejak 19 Februari sampai 31 Mei 2018, Riau sudah berada dalam status Siaga Darurat Karhutla. Pemerintah Provinsi Riau menetapkan kondisi tersebut karena pada awal 2018 terjadi peningkatan jumlah titik panas dan luas Karhutla yang sangat signifikan.

Data terakhir Satgas Karhutla Riau menunjukan, luas lahan yang telah terbakar sejak 14 Januari mencapai sekitar 849,5 hektare (Ha). Sementara itu, data terakhir dari Polda Riau menyatakan ada empat tersangka pembakar lahan dari 13 kasus yang ditangani jajaran kepolisian di Riau. (antara)


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler



 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus