Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Lifestyle

Kominfo Laporkan Akun Kimi Hime ke Youtube, 3 Konten Video Langsung Diblokir

Sabtu, 27 Juli 2019

Komentar Kimi Himi melalui akunnya. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Ancaman Kementrian Kominfo menurunkan beberapa konten YouTuber Kimi Hime bukan isapan jempol. Ini dibuktikan dengan tiga konten Youtuber Kimberly Khoe alias Kimi Hime itu yang telah diblokir.

Pemblokiran dilakukan setelah adanya laporan aduan masyarakat terkait konten yang disajikan dalam akun youtube-nya. Bagi pecinta game di Indonesia tentu sudah tidak asing dengan Gamer sekaligus Youtuber Kimi Hime.

Chanel YouTube Kimi Hime memang banyak diisi dengan trik permainan game online, sehingga banyak penggemar game menjadi Subscribernya. Kini, kanal YouTube Kimi Hime punya 2,2 juta Subscriber dengan viewer mencapai ratusan ribu hingga jutaan untuk tiap videonya.

Namun penampilan Kimi Hime di Youtube memang sering membuat para lelaki salah fokus, karena dia sering memakai pakaian yang terlalu seksi.

Laporan atas konten negatif itu dikuatkan permintaan resmi dari Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari dalam Rapat Dengar Pendapat, Kamis (18/7/2019) lalu.

Plt Kepala Biro Humas Setjen Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu mengatakan, Kimi Hime diduga melanggar unsur kesusilaan seperti tertuang dalam pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

"Setelah kami mendapatkan laporan langsung dari masyarakat beberapa kali melalui aduan konten, laporan itu dikuatkan oleh permintaan resmi Ketua Komisi I dalam RDP," kata Ferdinandus pada Konpers Kimi Hime di Press Room Kominfo, Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Setelah menerima laporan, Tim AIS Kementerian Kominfo secara langsung melakukan profiling terhadap akun YouTuber Kimi Hime. Awalnya ada sejumlah konten yang dinilai secara umum belum memenuhi melanggar UU ITE.

Namun hal tersebut diralat, karena setelah melakukan profiling lebih mendalam ditemukan konten-konten vulgar. "Karena kami melihat secara sepintas di awalnya. Tapi kemudian berdasarkan profiling dari tim AIS Kominfo, kami menemukan beberapa konten diantaranya, kami sudah benar-benar profiling utuh dari seluruh konten itu. Akhirnya, kami memutuskan tiga konten youtube itu kita suspend," ulas Ferdinandus.

Kementerian Kominfo, telah menghubungi pihak Google sebagai perusahaan Youtube. "Google sudah melakukan suspend terhadap tiga konten Youtube Kimi Hime atas permintaan Kementerian Kominfo," ungkap Ferdinandus

"Kami harus mengambil tindakan melakukan suspend terhadap tiga konten tadi, dan membatasi terhadap 6 konten untuk batasan umur," tambahnya.

"Beberapa segmen di dalam konten Youtube Kimi Hime mengandung hal-hal yang melanggar ketentuan kesusilaan, adat ketimuran kita sehingga kemudian kami mengambil tindakan untuk melakukan suspend," tuturnya.

Pembelaan Kimi Hime
Sementara Kimi Hime memberi komentar soal konten di akun YouTube-nya, Kimi Hime yang diturunkan. Dikutip dari akun instagramnya, Kimi Hime memberikan komentar bijak.

"Keep smiling! Because it doesn't matter if 1 million people hates you, there are still more who loves you."

"Tetap tersenyum! Karena tidak masalah jika 1 juta orang membencimu, masih ada lebih banyak yang mencintaimu," tulisnya.

Sebelumnya, Kimi Hime juga membantah jika kebanyakan penonton akun YouTube-nya, Kimi Hime adalah anak-anak. Bahkan Kimi Hime memberikan pesan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) lantaran tak terima konten YouTube-nya dinilai vulgar.

Pesan untuk Jokowi itu disampaikan melalui channel YouTube Kimi Hime dengan judul 'DEAR BAPAK PRESIDEN JOKO WIDODO', Rabu (24/7/2019).

Kimi Hime memberikan pesan kepada Jokowi setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengancam akan menurunkan konten YouTube-nya.

"Kepada yang terhormat Bapak Presiden Joko Widodo saya mengucapkan selamat datang di channel saya, Kimi Hime," kata Kimi Hime.

Tampak Kimi Hime kemudian menunjukkan presentase data statistik dari para penonton di channel YouTube-nya.

Menurutnya, konten yang dibuatnya paling ditonton oleh usia 18 tahun ke atas. "Ini statistik yang cuma bisa dibuka oleh saya," kata Kimi Hime sembari menunjukkan data statistiknya.

"Jadi dari statistik ini terlihat ya presentase penonton saya itu 50 persen ada di umur 18-24 tahun."

"Kemudian sisanya yakni 24 persen lebih banyak di umur 25-34 tahun."

"Sedangkan di umur 35-44 tahun itu 6,6 persen, dan sisanya juga ada."

"Jadi total dari seluruh penonton saya itu yang dibawah umur yaitu 13-17 tahun itu hanya sekitar 16 persen," sambungnya. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Tribunpekanbaru


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus