Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Otomotif

Konsumen Keluhkan Suspensi Xpander Bocor, Mitsubishi Ungkap Penyebabnya

Jumat, 27 September 2019

Mitsubishi Xpander. (Foto:CNNIndonesia)

JAKARTA-Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menyebut, kasus suspensi bocor Xpander yang dikeluhkan banyak konsumen merupakan hal wajar.

Head of After Sales Marketing & Development Department Mitsubishi MMKSI Ronald Reagan mengatakan, kebocoran disebabkan desain suspensi Xpander yang dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pengemudi dan penumpang.

"Yang saya dapat update terbaru yang kami lakukan konsumen komplain shock breaker bocor. Satu sisi suara konsumen bilang kenyamanan Xpander itu di atas kompetitor," kata Ronald saat ditemui di kantornya, belum lama ini.

"Nah dampak dari tingkat kenyamanan yang lebih itu, secara konstruksi Xpander jadi suspensi kerjanya lebih keras dibanding kompetitor," tambahnya.

Dijelaskan, dampak kerja keras suspensi itu menghasilkan uap dan terlihat seperti bocor. "Nah dampak dari shockbreaker kerja keras itu salah satu uap yang keluar sewaktu suspensi main itu berlebihan. Sehingga dia mempercepat seakan-akan luber," ujarnya.

Improvisasi Suspensi
Ronald mengatakan, tidak ada yang salah pada desain suspensi Xpander. Dia juga menolak jika komponen itu disebut cacat.

Ronald juga bilang, pihaknya sudah punya solusi, yaitu melakukan improvisasi jika ada konsumen yang mengeluh ke bengkel terkait suspensi bocor.

"Apa yang kami lakukan meng-improve dari dash protector. Sehingga uap berlebih tidak lengket ke debu dan debu mengakibatkan baret. Yang kami lakukan sekarang mengurangi debu yang bisa mengakibatkan kerusakan suspensi. Dan dealer sudah aware terhadap improvement dan akan menginformasikan ke konsumen," ujarnya.

Menurut Ronald, pihaknya sudah berkoordinasi dengan prinsipal Mitsubishi di Jepang terkait langkah penyelesaian ini. Dia tidak ingat berapa banyak konsumen yang sudah mengeluhkan hal ini.

Saat penyelesaian masalah suspensi di dealer resmi Mitsubishi, Ronald menuturkan konsumen tidak akan dikenakan biaya tambahan asalkan masih dalam masa garansi tiga tahun atau 100 ribu km.

"Dan supplier setelah koordinasi teknikal sama Mitsubishi Jepang, usaha yang dilakukan bagaimana debu tidak masuk banyak sehingga kerusakan shockbreaker," tukasnya. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: CNNIndonesia


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus