Situs Portal Berita Riau
facebook twitter fokusriau on google plus
Fokus Daerah

Korban Banjir di Kampar Riau Mulai Terserang Penyakit Kulit

Minggu, 15 Desember 2019

Ilustrasi. (Foto:Istimewa)

PEKANBARU-Dinas Kesehatan Provinsi Riau menyatakan, korban banjir di Kabupaten Kampar kini mulai terserang penyakit kulit, setelah dua pekan terendam.

"Penyakit yang timbul akibat banjir Kampar kebanyakan penyakit kulit," kata Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Yuliani Nazir, Minggu siang di Pekanbaru.

Untuk kebutuhan obat-obatan Diskes Riau saat miliki stok cukup. Selain itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan Diskes Kampar sejauh ini yang ada masih mampu memenuhi permintaan. "Laporan dari Kadiskes Kampar , ketersediaan obat saat ini masih cukup," ujarnya.

Selain obat, Pemprov Riau sudah melakukan peninjauan kondisi banjir sekaligus menyerahkan bantuan logistik bagi korban banjir. "Penyerahan bantuan banjir dari Gubernur Riau oleh Dinas Sosial , Dinas Kesehatan dan BPPD di Pulau Rambai sekaligus pemantauan ke beberapa lokasi banjir bersama Bupati dan Sekda Kampar," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau Edwar Sanger mengatakan, banjir terjadi di Kabupaten Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan dan Rokan Hilir. Banjir terjadi akibat meluapnya sungai di daerah itu dan menggenangi ribuan rumah penduduk.

Banjir di Rohul sudah berlangsung selama 18 hari. BPBD setempat masih melakukan penanganan bencana banjir di Dusun Pelanduk yang masih terisolir dengan 133 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, kemudian Desa Kota Intan ada 110 KK. "Kondisi terkini air sudah surut lambat, sementara curah hujan di hulu masih tinggi," ujarnya.

Banjir di Kecamatan Kunto Darussalam juga mengakibatkan rusaknya dua jembatan, yakni Jembatan Sei Omang di Dusun Pelanduk, dan Jembatan Sei Manding di Dusun Limau Manis.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Tambusai, menggenangi beberapa lokasi yang rendah seperti Kelurahan Tambusai dan Desa Lubuk Soting. Sedangkan banjir di Kecamatan Bonai Darussalam, masih bertahan karena air kiriman dari hulu juga baru tergenang di daerah tersebut. (*)




Editor: Boy Surya Hamta
Sumber: Antara


Berita terkait :

Terkini
Terpopuler


riau riau
 
situs portal berita riau
fokusriau on facebook fokusriau on twitter fokusriau on google plus